Demo Menentang Pemerintah di Irak, 72 Tewas Terkena Peluru Polisi

Pengunjuk rasa berhadap-hadapan dengan petugas keamanan saat demo di Bagdad, Irak. (Foto: AFP)
Pengunjuk rasa berhadap-hadapan dengan petugas keamanan saat demo di Bagdad, Irak. (Foto: AFP)

GenPI.co - Baru kelar urusan ISIS, gejolak kembali terjadi di Irak. Sedikitnya 72 orang tewas dan ratusan orang lainnya terluka saat terjadi unjuk rasa yang berujung ricuh di Bagdad pada Sabtu (5/10) waktu setempat.

Kericuhan terjadi saat pihak keamanan berupaya meredam aksi demonstrasi menentang peraturan jam malam yang diberlakukan di ibu kota negara. Sementara unjuk rasa dilakukan lantaran korupsi pejabat, penangangguran dan buruknya pelayanan negara terhadap negaranya.

Baca juga: Dipaksa Vonis Orang Tak Bersalah, Hakim Ini Pilih Mati

Diberitakan Reuters, pihak keamanan setempat mengerahkan penembak jitu yang mengarahkan para pengunjuk rasa. Sebelumnya saat unjuk rasa yang terjadi pada Jumat (4/10) beberapa peserta demontran tewas akibat penembakan.

Demonstrasi semakin meluas di berbagai daerah di seluruh negeri dalam sepekan terakhir. Termasuk di kota-kota seperti Basra, Nasiriya, dan Mosul. Sementara di Bagdad, pihak kepolisian telah menempatkan rintangan beton untuk mencegah berlanjutnya bentrok dengan pengunjuk rasa.

ADVERTISEMENT

Pemerintah Irak yang dipimpin oleh Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi  telah mengadakan pertemuan darurat pada hari Sabtu. Pertemuan itu untuk membahas tuntutan para demonstran.

Baca juga: Lee Min Ho di Bali, Emak-Emak Halu: Bebeb, Maaf Telat ke Kamar

Sementara mantan Perdana Menteri Haider Al Abadi pada hari Jumat lalu bergabung dengan kelompok yang menyerukan agar pemerintah Irak untuk mundur dari jabatannya.


Reporter : Winento

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING