Fakta Gagalnya Operasi TNI AL, Pertahankan Sipadan dan Ligitan

Ilustrasi - Pasukan Kopaska Koarmada I berada di atas perahu saat melakukan Latihan Operasi Dukungan Integrasi Pasukan Khusus Laut Tahun 2019 di di Dermaga JICT II Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (28-11-2019). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/pd)
Ilustrasi - Pasukan Kopaska Koarmada I berada di atas perahu saat melakukan Latihan Operasi Dukungan Integrasi Pasukan Khusus Laut Tahun 2019 di di Dermaga JICT II Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (28-11-2019). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/pd)

GenPI.co - Peristiwa lepasnya Sipadan dan Ligitan bagai buah simalakama bagi TNI AL. 

Di satu sisi, ada keinginan TNI AL menegakkan kedaulatan Indonesia. Akan tetapi, di sisi lain juga ada teguran.

BACA JUGA: Jurus Pertahanan Menhan Prabowo Cool, Negara Adikuasa Terkesima

Hal tersebut diungkapkan oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali.

Bahwa dahulu TNI Angkatan Laut sempat mau mengirim Komando Pasukan Katak (Kopaska) untuk mempertahankan kedaulatan Indonesia di Pulau Sipadan dan Ligitan.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: Aktris Faye Nicole Hanya Diam, CCTV Jadi Bukti Kencan Narapidana

"Pada saat itu, kami berupaya mematok pulau Sipadan dan Ligitan. Jadi, kami kirimkan Pasukan Katak masuk ke sana. Akan tetapi, kita malah ditegur, waktu itu," ungkap Laksamana Muda TNI Ali dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (24/1).

BACA JUGA: Elektabilitas Anies Baswedan melejit di Atas Risma, Ganjar, Emil


Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Millennial Of The Week Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING