Virus Corona Tak Terkendali, Kematian di Spanyol Melampaui China

Petugas medis mengenakan pakaian pelindung agar tak terpapar virus corona COVID-19, melambaikan tangan dari Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit La Paz, Spanyol, Rabu (18/3/2020). (Foto: REUTERS/SERGIO PEREZ)
Petugas medis mengenakan pakaian pelindung agar tak terpapar virus corona COVID-19, melambaikan tangan dari Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit La Paz, Spanyol, Rabu (18/3/2020). (Foto: REUTERS/SERGIO PEREZ)

GenPI.co - Selain Italia, saat ini Spanyol mencatat lonjakan 738 kematian hanya dalam semalam akibat virus corona alias COVID-19.

738 kematian tersebut terjadi pada Rabu (25/3), Di mana mendorong angka kematian di atas China, tempat penyakit itu berasal.

BACA JUGA: Lockdown di India: Hari Pertama Langsung Terjadi Kekacauan

Saat ini, dengan 3.434 kematian, Spanyol memiliki jumlah kematian tertinggi kedua secara global setelah Italia yakni 6.820.

Akibat wabah corona, saat ini Spanyol telah mengubah arena seluncur di Madrid berubah menjadi kamar mayat sementara, dan belasan orang meninggal dunia di panti jompo.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: 3 Kekurangan Libra Ini Dapat Merugikan Dirinya Sendiri

Staf medis Spanyol, yang bertanggung jawab atas ribuan orang yang terinfeksi, telah mengajukan tuntutan hukum terhadap pemerintah. 
Mereka mengeluhkan kurangnya peralatan pelindung dasar seperti masker, seragam, dan sarung tangan.

BACA JUGA: Virus Corona Mengganas, Terawang Mbah Mijan: Astaghfirullah...


Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Anak Emas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING