Bahaya! Tetangga Indonesia Terancam Resesi

Anggota medis Singapura di tengah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19). ANTARA FOTO/REUTERS/Edgar Su/hp/cfo
Anggota medis Singapura di tengah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19). ANTARA FOTO/REUTERS/Edgar Su/hp/cfo

GenPI.co - Pandemi Virus Corona membuat perekonomian dua tetangga Indonesia dalam bahaya. Singapura dan Malaysia sama-sama kompak terancam resesi. 

Dampak dari pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat memang menggerus ekonomi dunia. Raksasa ekonomi sekelas Singapura pun goyang. Malaysia juga ikutan limbung. 

Singapura yang mencatatkan rekor kasus COVID-19 terbanyak di ASEAN seperti tak bisa berbuat banyak. Dengan aturan semi lockdown yang disebut circuit breaker, Negeri Singa Putih itu dibuat kelabakan. 

BACA JUGA: Juni Sangat Bersahabat dengan Leo, Hoki dan Rezekinya Maksimal

Sekretaris Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura (MTI), Gabriel Lim, mengatakan pembatasan yang dilakukan merusak aktivitas ekonomi. Kinerja paruh kedua Singapura di 2020 akan bergantung pada sejauh mana negeri itu bisa menahan COVID-19 dan memutus rantai penyakit.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, ini bukanlah ramalan tersuram yang diungkap MTI. Di 2009, Singapura pernah diramal resesi dengan ekonomi berkontraksi -9% karena krisis keuangan global. Sementara itu, PDB kuartal pertama 2020 Singapura direvisi menjadi 0.7%, dari sebelumnya kontraksi -2,2%. Manufaktur menjadi penopang.

Setelah Singapura, Malaysia juga ikut dihadapkan pada persoalan serupa. Setelah membukukan pertumbuhan kuartalan paling lambat sejak krisis keuangan global, ekonomi Malaysia diperkirakan akan memasuki resesi dalam empat hingga enam bulan ke depan.

“Akibat perbatasannya tertutup bagi orang asing dan macetnya perdagangan di seluruh dunia, berbagai industri termasuk pariwisata dan penerbangan telah lumpuh. Ini  menambah ketidakpastian pada rebound perdagangan pada kuartal pertama,” kata Mohd Uzir Mahidin, kepala statistik Malaysia, dikutip dari MalayMail, Minggu (31/5/2020).


Redaktur : Agus Purwanto

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING