Ternyata George Floyd Positif COVID-19

Pengunjuk rasa berbaring selama satu menit dengan posisi mirip George Floyd saat ia meninggal dunia saat reli protes atas kebrutalan polisi dan kematian George Floyd saat ditahan oleh polisi Minneapolis, di Seattle, Washington, Amerika Serikat, Selasa (2/
Pengunjuk rasa berbaring selama satu menit dengan posisi mirip George Floyd saat ia meninggal dunia saat reli protes atas kebrutalan polisi dan kematian George Floyd saat ditahan oleh polisi Minneapolis, di Seattle, Washington, Amerika Serikat, Selasa (2/

GenPI.co - George Floyd, pria kulit hitam yang kematiannya menyulut kerusuhan di Amerika Serikat dinyatakan positif COVID-19. 

Temuan itu setelah dilakukan dilakukan autopsi terhadap jenazahnya. 

BACA JUGA: Kerusuhan Meluas ke Chicago, Pemerintah Berlakukan Jam Malam

Fakta itu terungkap dalam laporan setebal 20 halaman yang dibuka kepada publik oleh Kantor Pengujian Medis Wilayah Hennepin pada Rabu (3/6).

Dijelaskan,  sampel cairan tenggorokan dari jenazah Floyd kembali teruji positif COVID-19. 

ADVERTISEMENT

Delapan pekan sebelum kematiannya, yakni pada  3 April, ia menjalani pengujian dan terbukti positif terinfeksi virus tersebut.

Menurut kepala penguji medis Hennepin, dr. Andrew Baker, median George Floyd adalah penderita COVID-19 tanpa gejala dari infeksi tersebut.

Meski demikian, laporan itu juga menegaskan jika statusnya sebagai penderita COVID-19 tidak memiliki peran dalam kematiannya. 


loading...

BERITA LAINNYA