Kehidupan Setelah Mati, Ilmuwan Ini Gambarkan Sakratulmaut 

Kehidupan Setelah Mati, Ilmuwan Ini Gambarkan Sakratulmaut (Foto: pixabay)
Kehidupan Setelah Mati, Ilmuwan Ini Gambarkan Sakratulmaut (Foto: pixabay)

GenPI.co - Seorang ilmuwan menyebutkan ada kehidupan setelah meninggal dunia dan kematian tidak akan memutuskan jiwa. Sam Parnia, ilmuwan asal Inggris pernah dikenal dengan karya ilmiah tentang near-death experience atau sakratulmaut.

BACA JUGA: PNS Siap-siap Dikurangi, PPPK Jadi Pengganti

Sebuah proyek bernama AWARE yang pernah digelarnya menyebutkan sebuah pengalaman mental dan hubungan tentang kematian. Dia juga mengklaim orang yang dinyatakan meninggal secara klinis masih ada tingkat kesadarannya.

Dalam studi terbaru menjelaskan soal bagaimana seseorang masih sadar ketika dianggap meninggal secara klinis. Hal ini disebabkan adanya kerusakan di salah satu bagian otak, yakni temporoparietal junction.

Temporoparietal junction merupakan bagian otak yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan data yang didapat oleh berbagai pancaindra dan organ tubuh dalam bentuk persepsi. 

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: China Kerahkan Jet Tempur, India Siapkan Rudal Akash di Himalaya

Jika bagian ini rusak, berbagai hal terjadi seperti pengalaman keluar dari tubuh. Hal ini karena persepsi seseorang tak tergambar dengan baik.

Studi ilmiah dari jurnal Coma telah membuktikan jika kegiatan ini bisa disimulasikan tanpa harus membawanya mendekati ajal.


Reporter : Mia Kamila

Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA