China Makin Lemas, Corona Beijing Lebih Ganas dari Wuhan

Ilustrasi: flickr
Ilustrasi: flickr

GenPI.co - China kembali dibuat lemas oleh covid-19. Dari penelitian terbaru, Corona Beijing terdeteksi lebih ganas dari Wuhan. Tak ingin mengambil risiko, masa karantina ketat pun diperpanjang dari 14 menjadi 28 hari.

Komisi Kesehatan Kota Beijing juga mengumumkan bahwa inang virus corona itu diyakini impor dari Eropa pada awal Maret, kemudian mengarah ke Amerika Selatan dan berakhir di China oleh manusia atau daging impor.Fakta ini yang diyakini menyebabkan wabah baru di Beijing.

BACA JUGA: Zodiak Juli Penuh Hoki, Karakternya Unik dan Bikin Jumpalitan

Wakil Direktur Biologi Patogen Universitas Wuhan Yang Zhanqiu, dikutip dari Global Times, Selasa (30/6/2020), mengatakan, masa berjangkit wabah di Beijing sangat pendek. Semuanya berkaitan dengan Pasar Xinfadi.

Artinya, inang kasus di Beijing lebih ganas daripada yang pertama kali ditemukan di Wuhan. Hal yang dikhawatirkan, mungkin saja penyebarannya lebih dahsyat di Pasar Induk Xinfadi.

loading...

Sebagai tindakan antisipasi, perpanjangan masa karantina menjadi sangat penting. Pasalnya, selama ini orang merasa aman jika hasil tes asam nukleatnya negatif.

Pakar di Komisi Kesehatan Nasional China, Shi Guoqing, mengatakan, mayoritas orang yang dikarantina di Beijing merupakan pekerja di lapak daging sapi dan daging kambing.  Mereka dikategorikan dalam kelompok risiko tinggi Covid-19.

Shi mengungkapkan beberapa dari mereka yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala sama sekali sehingga sulit untuk menilai, apakah mereka tertular virus hanya dengan mengamati gejalanya.


Redaktur : Agus Purwanto

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING