Mulai Kelaparan, Warga Amerika Menjarah Toko Mewah di Chicago

Polisi berjaga saat para pengunjuk rasa menggelar aksi protes di Chicago, AS. Foto: Antara
Polisi berjaga saat para pengunjuk rasa menggelar aksi protes di Chicago, AS. Foto: Antara

GenPI.co - Penjarahan massal terjadi di Chicago, Amerika Sarikat. Mereka teriak lapar dan menjarah sebuah toko. Beruntung polisi dapat menghentikan aksi penjarahan tersebut. 

Sebanyak 100 orang lebih ditangkap setelah kerumunan orang merangsek kawasan pertokoan mewah tengah malam. Mereka menjarah toko-toko, menghancurkan jendela dan bentrok dengan petugas selama berjam-jam, kata polisi.

BACA JUGA: Donald Trump Bakal Usir Warganya yang Positif Corona

Komisaris Besar Polisi David Brownm, mengatakan peristiwa itu murni kejahatan dan Mayor Lori Lightfoot berusaha menjauhkan kejadian itu.

"Ini bukan protes yang terorganisasi. Ini lebih merupakan peristiwa kejahatan murni," kata Brown kepada wartawan, Senin (9/8).

loading...

Sedikitnya 13 petugas polisi terluka dan satu pengawal keamanan dan satu warga sipil terkena tembakan, kata Brown.

Gambar-gambar sosial media memperlihatkan bagian depan toko-toko dihancurkan dan orang-orang keluar dari toko membawa barang-barang, yang sebagian besar dari aksi itu berlangsung di sepanjang Mivhigan Avenue, kawasan dagang kelas atas yang dikenal sebagai Magnificent Mile.

Orang-orang tertarik oleh sejumlah unggahan media sosial yang mendorong penjarahan di Chicago tengah setelah ketegangan yang meletup akibat penembakan polisi terhadap seorang pria bersenjata.


Redaktur : Cahaya

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING