Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Memanas, China & AS Siap Adu Kekuatan di Selat Taiwan

Kapal induk Amerika Serikat USS Nimitz telah bergerak menuju Laut China Selatan. Foto: U.S. Navy
Kapal induk Amerika Serikat USS Nimitz telah bergerak menuju Laut China Selatan. Foto: U.S. Navy

GenPI.co - China mengecam langkah Amerika Serikat (AS) yang mengirim dua kapal perangnya berlayar di Selat Taiwan, Selasa (29/12/2020) lalu. Misi kedua AS dalam bulan ini dan hampir dua pekan setelah kapal induk China berlayar di perairan yang sama.

China mengklaim pulau Taiwan yang demokratis sebagai wilayahnya. Mereka pun marah dengan meningkatnya kedatangan kapal perang AS terhadap pulau itu. Sehingga memperburuk hubungan Washington-Beijing.

BACA JUGA: China atau Rusia? Amerika Ternyata Lebih Takut Korut

Namun begitu, angkatan Laut AS mengatakan kapal tempur destroyer USS John S. McCain dan USS Curtis Wilbur itu hanya menggelar transit rutin ke Selat Taiwan. Bahkan, mereka mengklaim pelayaran dilakukan sesuai dengan hukum internasional.

"Kapal-kapal yang transit melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen AS terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, militer Amerika Serikat akan terus terbang, berlayar dan beroperasi di mana pun yang diizinkan hukum internasional," demikian pernyataan Angkatan Laut AS, seperti dilansir Reuters, Kamis (31/12/2020).

BACA JUGA: Cepat & Mematikan, Jet Tempur China Bisa Bikin Jumpalitan Amerika

Perlu diketahui, pelayaran itu juga menjadi pelayaran ke-13 Angkatan Laut AS ke Selat Taiwan tahun ini. Sementara Kementerian Pertahanan China menyebut pelayaran tersebut sebagai provokasi dan memamerkan kekuatan.

Simak video berikut ini:


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING