Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Baru Menjabat, Pakistan Tuntut Ini ke Biden, Ngeri-ngeri Sedap!

Presiden AS Joe Biden dan ibu negara Jill Biden berdiri di Portico Utara Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat. Foto: Tom Brenner/REUTERS.
Presiden AS Joe Biden dan ibu negara Jill Biden berdiri di Portico Utara Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat. Foto: Tom Brenner/REUTERS.

GenPI.co - Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mehmood Qureshi mengatakan negaranya memiliki harapan untuk keterlibatan yang lebih besar dengan pemerintah baru Amerika Serikat.

Sebab itu, dia menuntut Presiden AS Joe Biden untuk menindaklanjuti proses perdamaian Afghanistan yang sedang berlangsung dan penarikan pasukan AS dari negara itu.

BACA JUGA: Kutuk Serangan Bom di Irak, Pesan Paus Fransiskus Menyayat Hati

"Saya pikir pemerintahan Biden harus menyadari ada peluang di Afghanistan dan mereka harus bertahan dengan apa yang telah dimulai dan tidak membalikkan keadaan," ucap Qureshi dalam pernyataannya, seperti dilansir dari Aljazeera, Jumat (22/1/2021).

Saat ini Pakistan masih terus memfasilitasi pembicaraan antara Afghanistan-AS-Taliban, dan sekarang mereka menyerukan AS untuk tetap berpegang pada perjanjian yang sudah dibuat saat pemerintahan Donald Trump.

Trump sendiri sebelumnya telah mempercepat jadwal penarikan pasukan yang disepakati dengan Taliban pada Februari tahun lalu, ketika pemerintahan Biden datang dengan menyisakan 2.500 tentara AS di Afghanistan.

Berdasarkan kesepakatan bersejarah tahun lalu, semua pasukan AS akan meninggalkan Afghanistan pada April 2021, tetapi Pentagon baru-baru ini mengisyaratkan hal itu dapat ditunda jika kekerasan tidak mereda.

"Pakistan telah melakukan banyak hal, kami benar-benar telah membungkuk ke belakang untuk menciptakan lingkungan yang memfasilitasi proses perdamaian," katanya.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING