Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

WHO Kecam Negara Tajir yang Gunakan Vaksin COVAX

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: Reuters.
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: Reuters.

GenPI.co - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta negara-negara kaya untuk tidak merusak upaya dalam mendapatkan suntikan vaksin COVAX ke negara miskin.

Sebelumnya, negara-negara Eropa telah memberikan dukungan finansial untuk skema COVAX yang didukung PBB, dengan bertujuan untuk memberikan vaksin kepada orang-orang yang paling rentan di dunia dan mempertimbangkan untuk membagikan beberapa dosis kepada negara miskin.

BACA JUGA: Tanpa Dicuci, Pakaian Dalam Ini Anti Bau Bisa Digunakan Setahun

Bahkan, para pemimpin kekuatan industri Kelompok Tujuh mengatakan mereka akan mempercepat pengembangan dan penyebaran vaksin global COVAX. Mereka dikabarkan menyapkan 7,5 miliar dolar AS secara kolektif untuk dukung PBB.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus berterima kasih kepada negara-negara G7 atas janji "signifikan" mereka tersebut.

Namun, dia menyayangkan setelah pembicaraan itu ternyata ada pendekatan beberapa negara kaya kepada produsen untuk mendapatkan lebih banyak vaksin dan "memengaruhi kesepakatan dengan COVAX.

"Sehingga jumlah yang dialokasikan untuk COVAX berkurang karena pemesanan negara kaya pada vaksin ini,"ujar Tedros dalam pernyataannya, seperti dilansir dar Reuters, Selasa (23/2/2021).  
Dia juga tidak menyebutkan nama negara-negara itu atau memberikan rincian lengkap lainnya.

Tedros menambahkan bahwa negara-negara kaya sepatutnya perlu bekerja sama dalam menghormati kesepakatan yang dilakukan COVAX dan memastikan sebelum mereka mencari lebih banyak vaksin bahwa permintaan mereka tidak merusak kesepakatan tersebut.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING