Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Erdogan-Macron Bersatu, Dunia Bisa Dibikin Mati Kutu

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Foto: Reuters.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Foto: Reuters.

GenPI.co - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron bahwa kerja sama antara kedua negara memiliki potensi yang sangat serius karena anggota NATO bekerja untuk menormalkan hubungan setelah perselisihan sengit tahun lalu.

Dalam sebuah pernyataan, presiden Turki itu mengatakan kepada Macron dalam panggilan video bahwa dialog antara para pemimpin selalu memainkan peran penting dalam hubungan.

BACA JUGA: Titah Xi Jinping Bikin Joe Biden Gemetaran

"Sebagai dua sekutu NATO yang kuat, kami dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perdamaian, stabilitas, dan upaya perdamaian dalam geografi yang luas dari Eropa hingga Kaukasus, Timur Tengah, dan Afrika," kata Erdogan dalam keterangannya, seperti dilasir dari Reuters, Rabu (3/3/2021).

Dia juga mencatat 2021 menandai seratus tahun Perjanjian Ankara, yang merupakan dasar hubungan bilateral Turki-Prancis dan mengatakan kedua negara memiliki potensi kerja sama yang serius.

Erdogan menyatakan kedua negara dapat mengambil langkah bersama untuk memerangi "terorisme", dengan menekankan hal itu mengancam kedua negara dan rakyat mereka.

“Kami berharap Turki dan Prancis dapat bertindak dalam solidaritas atas semua masalah ini,” tegasnya.

Sementara itu, hubungan Turki dengan Prancis makin lengket, setelah pada bulan Januari 2020 lalu para presiden bertukar surat di mana mereka setuju untuk melanjutkan pembicaraan yang bertujuan memperbaiki hubungan.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING