Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Aparat Bikin 300 Pemberontak Ampun-ampunan, Kematian di Mana-Mana

Konvoi tentara Chad dan Nigeria berkeliling kota Damasak yang baru direbut kembali dari militan Boko Haram di Nigeria, 20 Maret 2015. Foto: Reuters/Emmanuel Braun.
Konvoi tentara Chad dan Nigeria berkeliling kota Damasak yang baru direbut kembali dari militan Boko Haram di Nigeria, 20 Maret 2015. Foto: Reuters/Emmanuel Braun.

GenPI.co - Aparat militer Chad mengatakan telah menewaskan 300 pemberontak yang melancarkan serangan besar-besaran ke utara negara itu delapan hari lalu.

Sebelumnya, sebuah kelompok pemberontak bersenjata berat melancarkan serangan dari pangkalan belakangnya di Libya pada 11 April, hari yang sama dengan pemilihan presiden Chad.

BACA JUGA: Sangar, Amukan Aung San Suu Kyi ke Militer Myanmar Bikin Ambyar

"Serangan oleh Front for Change and Concord in Chad (FACT) melihat 'lebih dari 300 pemberontak dinetralkan' dan merenggut nyawa 'lima martir' atau pasukan pemerintah," ujar juru bicara militer Chad Jenderal Azem Bermandoa Agouna dalam keterangannya, seperti dilansir dari AFP, Senin (19/4/2021).

Bermandoa menambahkan 36 tentara terluka dalam pertempuran hari Sabtu dan 150 pemberontak ditawan, termasuk tiga pejabat senior.

Pemerintah telah menyatakan bahwa serangan pemberontak di provinsi Tibesti dan Kanem telah berakhir.

BACA JUGA: Disiksa Habis, Junta Militer Sujud ke Etnis Terkuat Myanmar

Deby, yang merebut kekuasaan pada tahun 1990 sebagai pemimpin pemberontakan bersenjata, adalah sekutu setia Prancis dan Amerika Serikat dalam perang melawan kelompok bersenjata di wilayah Sahel yang gersang.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING