Pesona Belitung Tak Selalu Pantai, Loh!

Salah satu spot foto di Pasar Rimba Belitung
Salah satu spot foto di Pasar Rimba Belitung

Lupakan dulu pantai saat wisata di Belitung. Buang dulu jauh-jauh ingatan tentang pantai jernih berbatu granit raksasa yang populer lewat film Laskar Pelangi. Di sisi lain pulau ini, ada juga wisata trekking seru di Pasar Rimba. 

Godaan Belitung bukan cuma pantai. Bagi yang gemar menjadi bocah petualang saat berwisata, bisa coba serunya trekking ke Pasar Rimba.

"Pasar Rimba ini selalu bikin kangen.Kangen Trekking, kangen tempatnya, sampai kangen kuliner vegetariannya," tutur Stafsus Menpar Bidang Komunikasi, Don Kardono, Sabtu (8/9).

Destinasinya memang  sangat cocok untuk kamu  yang suka dengan alam. Suka ngetrip. Nuansanya Jungle Trekking banget. Trekkingnya dilakukan di hutan Desa Kacang Butor, Belitung. Di sini, kamu  bisa melihat asrinya hutan yang ada di sana, dengan kicaun burung sebagai latarnya

"Bisa bikin pikiran fresh. Juga mampu menghilangkan rasa penat," tambahnya.

Saat lapar pun, Tak perlu risau. Di pasar kreasi GenPI Belitung itu,  kamu  bisa menikmati beragam kuliner yang menyehatkan.

Pilihannya banyak. Ada  pilih gorengan dari ketela,  bakwan, bakso jamur, siomay dan sate lontong. Ada juga nasi gangan, gado-gado, soto sayur dan martabak hoklopan.   Ada juga pempek-pempek dari bahan dasar singkong.

Minumannya pun komplit. Ada Kopi O, Air Jeruk Kunci, Air Jeruk, Air Markisa sampai Air Rosela.

Menurut Don, Pasar Rimba ini juga ramah anak. Instagramble, tentu saja. Semua makanan dari sayur mayur segar. Semua diolah dengan bahan yang tidak mengunakan daging dan aman untuk para vegan.

“Yang belum coba baiknya ke sana deh. Lokasinya ada di Desa Kacang Butor, sekitar 10 KM dari Bandara Hanandjoeddin, Negeri Laskar Pelangi. Tiap Minggu, jam 11.00-15.00 selalu heboh," ungkap Don.

Pasar Rimba juga membuat Menteri Pariwisata angkat jempol.  Ia berharap GenPI Belitung dan GenPI daeri daerah lain selalu inovatif dan selalu fresh dalam menyelenggarakan kegiatan aktivasi komunitas.

“Kenapa begitu? Karena karakteristik anak-anak milenial memang suka yang inovatif. Agar komunitas GenPI ini tetap relevan, sustainable, dan mampu menarik sebanyak mungkin followers dan friends maka setiap acaranya harus selalu mengandung unsur kebaruan,” ucap Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter