Pasar Karetan yang Ngangenin

Pasar Karetan.
Pasar Karetan.

Kangen Pasar Karetan? Tenang, destinasi digital di Radja Pendapa Camp di Dusun Segrumung, Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, akan buka lagi pada Minggu (9/9) Siap-siap kembali terhipnotis sengan segala keunikannya.

"Jangan lupa ya ke Pasar Karetan, Minggu 9 September 2018," ajak juragan Pasar Karetan Mei Kristanti, Sabtu (8/9).

Lokasi boleh terpencil, tapi Pasar Karet selalu bikin kangen. Spot swafoto atau selfie-nya bertabur dui sana-sini. Lapak-lapaknya menyuguhkan kuliner masa kecil. Ada gendar pecel, bakso batok, bubur ketan durian, minuman dawet, gudek serta berbagai kuliner lain yang dijual oleh warga sekitar.

"Yang sudah pernah ke Pasar Karetan pasti akan kangen dan ingin kembali lagi ke sana," tambahnya.

Bagaimana dengan yang ingin melihat musik? Ingin santai sambil mendengarkan harmoni nada yang enak didengar?

Nah, itu juga bisa didapatkan di Pasar Karetan. Ada panggung utama yang selalu diisi dengan penampilan-penampilan apik.

Ada juga spot foto dengan gantungan payung warna-warni yang bisa dinikmati. Dijamin Instagramble! "Kira-kira kalau selfie di situ, kemudian di-posting di media sosial, akan banyak komen  dan like dari banyak netizen," papar Mei.

Tak sampai di situ. Yang suka minum kopi, Anda bisa singgah sejenak di area dekat panggung dengan sajian kopi lokal khas Temanggung. Kopinya dijamin maknyos. Harganya pun nggak bikin kantong bolong.

Lantas bagaimana dengan yang bawa keluarga? Bawa banyak anak kecil?

"Ada ruang untuk anak-anak juga kok.  Pasar Karetan juga punya wahana permainan tradisional kuno anak-anak, seperti bermain egrang, permainan dakon, gobak sodor hingga permainan tradisional lain. Semuanya sangat ramah anak," ucap wanita berwajah oriental itu. 

Pasar Karetan yang di desain anak muda GenPI Jateng ini bukan sekedar tempat bertemu kuliner yang khas, langka, dan sensasional. Tetapi juga 1001 titik selfie yang 'memaksa' pengunjung mengeluarkan smartphone-nya. Menteri Pariwisata Arief Yahya pun sampai ikutan mengangkat emoji tiga jempol untuk Pasar Karetan.

“Itulah digital lifestyle anak-anak muda, selalu memikirkan impression, objek foto Instagrameble, interaktif, viral, trending topic, dan tema-tema khas online sosial media. Di mana ada objek anti mainstream, di situ mereka berkumpul,” ujar Menpar Arief.

 

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter