Salamoeli Indah: Pasar Digital GenPI Maluku

Pasar Salamoeli Indah besutan GenPI Maluku.
Pasar Salamoeli Indah besutan GenPI Maluku.

Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Maluku akan menambah daftar destinasi digital di Indonesia. Pasar Namanya, Pasar Salamoeli Indah. Destinasi ini akan diluncurkan Minggu (14/10). Lokasinya di Desa Suli Bawah, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah.

"Akan ada soft launching pada, Sabtu (13/10), pukul 20.00 WIT. Besoknya baru launching mulai pukul 11.00-20.00 WIT," ujar Ketua GenPI Maluku Glenn Wattimury, Rabu (10/10).

Pasar Salamoeli Indah mengusung konsep pasar rakyat dengan nuansa wisata pantai. Atraksi yang sudah ada  seperti Selfie Spot, Education Corner, Garden Spot, Nature Spot, Camping Ground, dan WWYT (write what you think) Board.

"Selain itu, juga telah dibuat Kids House Tree, Floating Tent, Fishing Kit dan Community Corner," tambah Glenn.

Dari segi budaya, pasar ini akan diramaikan dengan atraksi seni dan budaya khas Maluku. Seperti Bambu Gila, Cakalele, serta tari-tarian daerah Maluku. Komunitas pun akan diberikan kesempatan untuk berkreasi setiap pasar diadakan.

"Konsep besarnya diharapkan bisa memasukkan seluruh budaya kepulauan Maluku melalui pertunjukan budaya ini," terang Glenn.

Untuk kuliner, tentu saja akan didominasi oleh makanan khas Maluku. Di antaranya papeda, rujak natsepa, dan sagu gula.

"Paket memancing, sunset hunting dan night camp juga akan dijual pada pasar ini. Supaya menambah banyak atraksi yang bisa dinikmati pengunjung," tambah Glenn.


Saat pre-launch session, GenPI Maluku juga mengundang sejumlah stakeholders pariwisata. Di antaranya Bupati Maluku Tengah, Camat Salahutu, Kadispar Provinsi Maluku, Kadispar Kabupaten Maluku Tengah, Pimpinan bank cabang Maluku, Komunitas Kreatif, GM hotel di Maluku, pimpinan media massa di Maluku, dan pimpinan maskapai penerbangan di Maluku.

"Undangan akan diberikan penjelasan dan diajak untuk berkontribusi dalam penyelanggaraannya kedepan. Sambil mencicipi makanan-makanan yang akan dijual pada saat pembukaan pasar dan menikmati barbeque night," tuturnya.

Ada satu cerita menarik dari destinasi digital ini. Awalnya, destinasi ini tadinya akan dinamai Pasar Pasir Putih. Namun diubah menjadi Pasar Salamoeli Indah atas permintaan masyarakat.

"Kenapa dinamakan Salamoeli? Karena di lokasi pasar tersebut banyak tumbuh pohon Salamuli yang sudah tergolong langka di Maluku," tutupnya.

Juragan Pasar Salamoeli Indah, Marthen  Reasoa menambahkan, lokasi pasar sangat strategis. Dekat objek wisata Pantai Natsepa dan Pantai Supapei.

"Setiap akhir pekan wisatawan membanjiri kedua lokasi wisata itu. Belum lagi Pasar Salamoeli Indah juga berada di jalur balik dari Pantai Ora Beach. Dan tidak menutup kemungkinan pasar ini juga disinggahi wisatawan yang baru kembali dari pulau Seram," papar Marthen.

Marthen berharap, Pasar Salamoeli Indah menjadi tempat wisata yang bisa membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di lokasi tersebut.

"Semoga dengan dibukanya pasar  ini,  diharapkan akan ada lokasi lain yang dibuat di seantero Maluku," pungkasnya.

Bagi Koordinator GenPI Nasional, Mansyur Ebo, Pasar Salamoeli Indah makin menambah warna destinasi digital di Indonesia. Karena saat ini ada banyak kreasi pasar yang sedang dipersiapkan di seluruh Indonesia. Semua berbasis pada atraksi pariwisata, untuk memperkuat daya tarik dan daya saing destinasi.

“Kami selalu menggabungkan nature alam, cultureatau budaya, dan dikombinasi dengan manmade,” ujar Ebo.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS