Besok, Bawaslu Gerebek Pasar Kumandang

Salah satu kegiatan Bawaslu dengan komunitas seni lukis. (Foto: Dok. Bawaslu Wonosobo)
Salah satu kegiatan Bawaslu dengan komunitas seni lukis. (Foto: Dok. Bawaslu Wonosobo)

Hari Minggu(3/3) besok, Bawaslu Wonosobo akan “menggerebek” Pasar Kumandang, salah satu destinasi digital di kabupaten itu. Badan yang bertugas mengawasi pemilu itu akan melakukan kegiatan sosialisasi pencegahan pelanggaran penyelenggaraan pesta demokrasi.

Ketua Bawaslu Wonosobo, Sumali Ibnu Chamid menuturkan, kegiatan besok di Pasar Kumandang tidak hanya melibatkan unsur Bawaslu saja, tapi juga beberapa komunitas, pegiat musik dan tari.

“Selain sebagai upaya Bawaslu mewujudkan pemilu bersih dan bermartabat, kegiatan ini juga merupakan kegiatan pendukung promosi wisata Wonosobo di banyak desa-desa wisata atau objek wisata dengan pendekatan budaya”, ungkap pria yang kerap disapa Ale itu.

Menurut Ale, sosialisasi terkait pemilu akan terus dilakukan dengan pendekatan yang berbeda. Harus  menjangkau lintas segmen karena keterlibatan masyarakat pemilih mutlak sebagai pengawas Pemilu partisipatif. Langkah ini dinilai strategis untuk membangun kesadaran bersama akan pemilu yang bersih, adil dan bermartabat.

Kegiatan yang bertajuk “Kumandang Menari” dan Deklarasi Anti Politik Uang ini akan berkolaborasi berbagai komunitasw. Sanggar Tari Satria Wonosobo, Wonosobo Rock Community dan Wonosobo Reggae Bersatu akan menghadirkan hiburan yang pastinya sangat menarik.

Sanggar Satria akan mempersembahkan 5 tarian yang akan dibawakan oleh 20 penari cilik. Di antaranya adalah Tari Rampak dan Tari Gundul-Gundul Pacul.

Salah satu pengelola Pasar Kumandang, Rohman sangat mengapresiasi kegiatan kerjasama dan kolaborasi yang diadakan di Pasar Kumandang.


“Kami terbuka dengan komunitas yang mau mengisi kegiatan di Pasar Kumandang, dibangunnya panggung kreasi di pasar ini juga salah satunya adalah untuk mengapresiasi segala perform dari komunitas seperti tari, musik dan banyak lagi,” ucap Rohman.


RELATED NEWS