Minimalisir Penyebaran Penyakit Tuberkolosis, Pedagang Pasar Kumandang Diberi Edukasi

Edukasi penyakit tuberkolosis dan cara yang baruk yang benar terhadap pada pedagang di Pasar Kumadang.
Edukasi penyakit tuberkolosis dan cara yang baruk yang benar terhadap pada pedagang di Pasar Kumadang.

GenPI.co - Hari Tubekolosis (TB) Sedunia diperingati setiap 24 Maret. Momentum itu dimanfaatkan komunitas Wonosobo Muda dengan mengadakan eduksi penyakit tuberkolosis dan etika batuk. Diselenggarakan di destinasi Digital Pasar Kumandang Jumat (22/3), kegiatan edukasi tersebut diikuti oleh 50-an warga Dusun Kunci dan Bongkotan Bojasari Kecamatan Kertek.

Laeli Nur Hasanah, divisi kesehatan komunitas Wonosobo Muda (WM Health) menjelaskan, edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Kumandang terhadap penyakit tuberkolosis.

“Mayoritas pedagang di Pasar Kumandang adalah warga dusun Kunci dan Bangkotan. Setiap setiap akhir mereka berinteraksi dengan kurang lebih 2000 orang. Sangat penting bagi mereka untuk memiliki kesadaran akan penyakit tuberkolosisi dan punya pengetahuan terkait penyebarannya," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai berbagai hal seputar tuberkolosis. Di antaranya adalah masalah TB di dunia dan di Indonesia, penyebab TB, cara penularan, jenis-jenis TB serta tanda dan gejala TB. Para peserta juga diberi edukasi mengenai upaya pencegahan dan pengobatan TB, hingga etika batuk yang benar.

Dr Hena Tri Hardiyanti, salah satu pemateri, merasa gembira melihat rasa antusias yang ditunjukkan peserta. Mereka tak canggung untuk bertanya saat menemukan paparan yang kurang dimengerti. Ia berharap pengetahuan baru itu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, penyebaran penyakit tuberkolosis dapat diminimalisir.

“Semoga dengan upaya ini, masyarakat di dua dusun ini memahami tentang pentingnya pencegahan TB, identifikasi dini TB dan upaya menangani masalah TB. Edukasi ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan jadi bagian dari kebiasaan hidup sehat,” jelas Dr Hena.

Elok, salah satu pedagan di Pasar Kumandang yang ikut dalam kegiatan tersebut mengaku senang lantaran mendapat pengetahuan baru. Ia juga mengapresiasi upaya komunitas Wonosobo Muda dalam mengedukasi msyarakat. Sebab sebelumnya, komunitas tersebut juga menginisiasi kegiatan edukasi makanan sehat untuk pedagang Pasar Kumandang.


“Harapannya, masyarakat juga bisa ikut menyebarkan pengetahuan ini. Sebab ini terkait kesehatan lingkungan di sekitar masyarakat. Etika batuk juga sangat penting bagi pedagang. Terlebih para pembeli sangat memperhatikan attitude seperti itu,” ungkap Elok.


RELATED NEWS