Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Ali Ngabalin Pasang Badan, Jangan Jebak Presiden

Ali Mochtar Ngabalin. Foto: M Fathra Nazrul Islam/JPNN.com/GenPI.co
Ali Mochtar Ngabalin. Foto: M Fathra Nazrul Islam/JPNN.com/GenPI.co

GenPI.co - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin bakal pasang jika ada yang menjebak menjebak Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanggar UU.

Hal itu menanggapi sejumlah pihak yang meminta Presiden Jokowi untuk cawe-cawe dalam hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK yang tak lulus.

BACA JUGA:  Suara Lantang Ali Ngabalin Bikin Kaget: Jangan Paksa Jokowi...

Di mana dalam tes alih status pegawai KPK menjadi ASN itu, sebanyak 51 pegawai KPK dinyatakan tidak bisa lagi menjadi aparatur sipil negara (ASN) sebagaimana diatur di dalam UU 19/2019 tentang KPK.

Menurut Ali, keputusan yang diambil berdasarkan hasil TWK dan hal lainnya merupakan kewenangan KPK.

Ali Ngabalin pun meminta pihak-pihak tertentu untuk tidak berlindung di balik keterangan yang disampaikan Presiden Jokowi soal TWK pegawai KPK.

BACA JUGA:  Tanpa Novel Baswedan Cs, KPK Masih Punya Taring

"Saya kira semua juga tahu bahwa lembaga tinggi negara yang sifatnya independen dan super power berdasarkan UU 19 itu adalah KPK,” ujar Ngabalin dalam keterangannya, Jumat (4/6).

Ali Ngabalin mengurai bahwa Pasal 3 UU 19/2019 telah menjelaskan bahwa KPK adalah lembaga independen. Artinya, kedudukan, fungsi, kewenangan dan tugas-tugas yang dilakukan KPK tidak bisa diintervensi oleh siapapun.

Dengan kata lain, kata Ngabalin, jika Presiden Jokowi terus didesak maka sama saja menjebak untuk melanggar ketentuan UU.


Redaktur : Cahaya

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING