Patung Bung Karno Dieksploitasi untuk Bikin Suara PDIP Meroket

Patung Bung Karno Dieksploitasi untuk Bikin Suara PDIP Meroket - GenPI.co
Pertemuan Mengawati dan Prabowo di peresmian (Foto: JPNN)

GenPI.co - Pengamat politik Rocky Gerung memberikan pandangannya terkait peresmian patung Presiden Soekarno oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan putri Sang Proklamator Megawati Soekarnoputri.

Menurut Rocky, hal itu merupakan wujud dari kerinduan masyarakat terhadap masa lalu yang masuk akal. Namun, publik dapat melihat fenomena tersebut sudah memiliki maksud yang berbeda.

“Tentu Juni ini dirayakan sebagai Bulan Bung Karno untuk memberikan dukungan kepada PDIP. Hal itu pastila untuk mendukung PDIP, karena tak mungkin dilakukan untuk mendukung PKS,” ujarnya dalam video di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Selasa (8/6).

BACA JUGA:  Gerindra Usung Prabowo di 2024, Sandi Mundur Pelan-pelan

Rocky menilai bahwa Bung Karno dieksploitasi untuk menambal legitimasi PDIP yang merosot jauh akibat kasus korupsi.

“Namun, publik akan bertanya, apakah Bung Karno akan lega melihat bangsa ini dikuasai modal asing yang di dalamnya ada kepentingan PDIP?” ungkapnya.

BACA JUGA:  Politisi PDIP Bocorkan 2 Calon panglima TNI, Sosok ini Terkuat

Akademisi itu mengatakan bahwa PDIP sangat menikmati pembangunan infrastruktur dengan modal asing yang disalurkan melalui pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Bung Karno pasti tidak lega melihat PDIP menyimpang jauh dari cita-cita Bung Karno untuk menghasilkan Indonesia yang mandiri dan cerdas,” katanya.

BACA JUGA:  Soal RHUKP Penghinaan Presiden di Mesdos, Ucapan Ray Tajam Sekali

Filsuf itu memaparkan bahwa hal tersebut bukanlah kesalahan PDIP, tapi ada kader partai tersebut yang tak bisa membaca jalan pikiran Bung Karno.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara