Mantan Jubir KPK: Korupsi E-KTP Sebabkan Data Bansos Karut-marut

Mantan Jubir KPK: Korupsi E-KTP Sebabkan Data Bansos Karut-marut - GenPI.co
Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah. Foto: JPNN.com

GenPI.co - Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan bahwa korupsi merupakan penyebab data kependudukan e-KTP yang tak kunjung beres.

“Masih ingat korupsi E-KTP?” ujar Febri dalam akun Twitter-nya dikutip GenPI.co, Sabtu (31/7).

Menurut Febri, idealnya e-ktp memiliki chip dan sistem yang terkoneksi dalam dalam satu nomor identitas kependudukan tersebut.

BACA JUGA:  Pengamat Minta KPK Mampir ke Subang, Ada Apa?

Data yang dimaksud yakni terkait identitas kependudukan, pajak, perbankan, aset, bansos, vaksinasi, dan hak suara dalam pemilu.

“Kenyataannya? Saat pandemi kita kalang kabut. Bahkan, data penerima bansos covid-19 bisa selisih Rp 16,7 juta,” katanya.

BACA JUGA:  DPR Tagih Janji KPK Hukuman Mati Pelaku Korupsi Bansos

Dirinya juga mempertanyakan apakah data penduduk yang positif covid dan meninggal sudah singkron dengan database kependudukan di tanah air.

“Bahkan hal-hal mendasar seperti ini belum klir,” tuturnya.

Dirinya juga menyoroti pernyataan Kemendagri terkait data penduduk yang sudah divaksin tidak terkoneksi dengan data Dukcapil berbasis NIK.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara