Pak Jokowi, Rakyat Butuh Uang Tunai Daripada Kartu Prakerja

Presiden Joko Widodo. Foto: Antara
Presiden Joko Widodo. Foto: Antara

GenPI.co - Anggota Komisi VI DPR Deddy Yevri Sitorus menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus mengkaji ulang program Kartu Prakerja, karena rakyat butuh bantuan langsung modal usaha. 

"Menurut saya, Program Kartu Prakerja diubah saja jadi bantuan langsung usaha atau padat karya. Jadi belajarnya langsung dengan usaha mandiri, bukan sekadar kursus daring," kata Deddy di Jakarta, Selasa (21/4).

BACA JUGA: Presiden Jokowi Evaluasi PSBB, Masyarakat Masih Belum Tertib

Menurut politikus PDIP itu masyarakat lebih butuh dana untuk menggerakkan, menciptakan ekonomi, untuk menghidupkan usaha rakyat yang terdampak pandemi covid-19.

"Jika itu terjadi, masyarakat bisa segera memanfaatkan bantuan dari program senilai Rp 20 triliun tersebut untuk memulai dan menggerakkan usaha padat karya dan menggeliatkan perekonomian,"ujarnya.

loading...

Deddy khawatir, manfaat Program Kartu Prakerja tidak efektif, karena pendaftar harus mengikuti pelatihan berbayar atau kursus daring bertarif jutaan rupiah.

Selain itu, menurut dia, risiko jika pelatihan berbayar itu tidak sesuai dengan kebutuhan dalam kondisi khusus seperti saat ini, sehingga sebaiknya aplikator itu berfungsi sebagai pengelola data dan konseling bisnis.

"Kalau uang itu langsung ke pendaftar, maka ekonomi bisa bergerak dan mereka terbantu. Uang tidak masuk ke kantong pemilik aplikasi," katanya.


Redaktur : Cahaya

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING