Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Terkait Kejadian Cikampek, 2 Pengamat ini Bikin FPI Mati Kutu

Adegan rekonstruksi peristiwa baku tembak antara laskar FPI dan petugas polisi di KM 50, Tol Jakarta-Cikampek. (Foto:Antara)
Adegan rekonstruksi peristiwa baku tembak antara laskar FPI dan petugas polisi di KM 50, Tol Jakarta-Cikampek. (Foto:Antara)

GenPI.co - Sebuah organisasi memiliki standar operasional prosedur (SOP) atau aturan disiplin organisasi. Aturan ini berlaku dalam tiap tindakan yang diambil atas nama organisasi itu.

Dalam konteks FPI sebagai organisasi, ada kemungkinan aksi penembakan laskar FPI terhadap polisi pada 7 Desember 2020 dini hari karena perintah seseorang.

BACA JUGA: Hidayat Nur Wahid Komentar Keras, Komnas HAM Langsung Tersudut

Hal itu diungkapkan Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto.

Ia memang tidak bisa memastikan FPI menggunakan SOP dalam tindakan pengawalan pada malam nahas itu.

Namun secara logika, FPI sebagai sebuah organisasi tentu harus punya aturan disiplin organisasi, termasuk saat melakukan pengawalan.

Ia melanjutkan, jika penyerang telah diakui sebagai bagian dari organisasi, maka pimpinan harus bertanggung jawab atas tindakan tersebut.

Karena itu Bambang mendorong agar penyerangan terhadap polisi tersebut harus diselidiki secara tuntas dan dikuak fakta di baliknya.


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING