Mendadak Aktivis NU Beber SBY Dekat Dengan Kelompok Radikal

Mendadak Aktivis NU Beber SBY Dekat Dengan Kelompok Radikal - GenPI.co
Mendadak Aktivis NU Beber SBY Dekat Dengan Kelompok Radikal (Foto: dok JPNN.com/GenPI.co)

GenPI.co - Aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Muhamad Guntur Romli blak-blakan menyoroti kesiapan dukungan Munarman eks Sekreetaris Umum Front Pembela Islam (FPI) terhadap Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam acara Seruput Kopi pegiat sosial Edi Kuntadhi melalui Channel Youtube CokroTV, Guntur Romli menilai FPI memiliki keterkaitan erat dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama menjadi Presiden RI.

BACA JUGA: Kubu Moeldoko Kobarkan Perang, Eks Menteri Jadi Perisai Cikeas

Guntur Romli mengatakan, bahwa selama dua periode SBY, organisasi radikal seperti FPI dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mendapat ruang berekspresi yang begitu luas. 

"Padahal sejatinya FPI dan HTI ini adalah kelompok radikal yang anti kebebasan berekpresi. Tetapi keberadaan mereka dibela oleh kalangan demokrat naif dengan dalih kebebasan berserikat dan berkumpul," kata Muhamad Guntur Romli, Sabtu (27/3). 

Oleh sebab itu, Guntur Romli menilai selama sepuluh tahun masa kepemimpinan SBY dan Partai Demokrat mereka seakan-akan mendapatkan dukungan dari kelompok front demokrasi semu. 

BACA JUGA: Megawati Siap Lengser, Secara Mistis Ini Penggantinya, Bukan Puan

"Pada masa SBY itu juga ada dukungan-dukungan dari front demokrasi, tetapi naif. Demokrasi diartikan kebebasan yang seluas-luasnya. Tidak ada filter, tidak ada perlawanan terhadap radikalisme, tidak ada perlawanan terhadap hate speech," ungkap Muhamad Guntur Romli.(*)

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara