Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Refly Harun Minta Publik Hati-hati, Bom Makassar Bisa...

Istri H yang diamankan di lokasi penggerebekan terduga teroris di Condet, Jakarta Timur pada Senin (29/3). (Kenny Kurnia Putra/JPNN.com)
Istri H yang diamankan di lokasi penggerebekan terduga teroris di Condet, Jakarta Timur pada Senin (29/3). (Kenny Kurnia Putra/JPNN.com)

GenPI.co - Pakar hukum tata negara Refly Harun menegaskan bahwa publik harus bisa membedakan perbuatan kriminal yang dilakukan secara individu dan organisasi terkait insiden Bom Makassar.

Refly pun membeberkan bahwa publik harus paham siapa pelakunya dan apa motifnya. Sebab, jika publik terlalu fokus pada kepentingan di balik insiden yang terjadi pada Minggu (28/3) pagi itu, perbincangannya tak akan pernah habis.

BACA JUGA: Tanpa Ragu, Pengamat ini  Sebut Bom Makassar Terkait Ajaran Islam

“Sama seperti terorisme di dunia internasional, orang menyebut Osama bin Laden misalnya. Ternyata, Osama bin Laden adalah binaan dari negara besar ketika terjadi perang di Afghanistan,” ujarnya dalam video di kanal YouTube Refly Harun, Selasa (30/3).

Menurut Refly, kelompok Osama bin Laden sengaja dipelihara untuk memunculkan ketakutan, sehingga ada ketergantungan publik dunia dengan isu ‘war on terorism’.

Advokat itu mengatakan bahwa suatu peristiwa terorisme tak bisa dengan mudah dikaitkan begitu saja dengan kelompok agama tertentu.

“Terkadang penuh dengan kompleksitas. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati untuk mengaitkan suatu kelompok atau tokoh tertentu,” katanya.

Refly mengatakan bahwa publik mungkin kenal dengan para pelaku bom di Makassar, tetapi tak tahu kaitan mereka dengan pihak tertentu secara jelas.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING