.webp)
Terlebih, pihak yang terzalimi itu disebabkan oleh tindakan penguasa yang sewenang-wenang.
"Jadi imbas KLB, bukannya menguntungkan, justru menciptakan kerusakan politik bagi KSP Moeldoko. Namanya makin rusak," jelasnya.
BACA JUGA: AHY Menyalip, Prabowo Bisa Ketar-ketir! Alasannya Bikin Melongo
Zaki menambahkan, Moeldoko tidak hanya dimusuhi konstituen Partai Demokrat, tapi juga dinilai sebagai musuh demokrasi.
"Sebaliknya, AHY dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sukses menuai simpati publik," jelasnya. (*)
Jangan lewatkan video populer ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News