Kantor DPP-nya 'Digerayangi' KPK, PPP Buka Suara

Kantor DPP-nya 'Digerayangi' KPK, PPP Buka Suara - GenPI.co
Politikus PPP akhirnya buka suara pasca kantor DPP-nya 'digerayangi' oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini. (foto: Ricardo/JPNN)

GenPI.co - Politikus PPP akhirnya buka suara pasca kantor DPP-nya 'digerayangi' oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini.

KPK diketahui telah mengunjungi kantor DPP PDIP dan PPP, yang menjadi sorotan Plt Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Wawan Wardiana. 

BACA JUGA: Pernyataan Lantang Eks KPK Soal Kasus Habib Rizieq, Isinya Telak!

Dalam kunjungan KPK tersebut, Wawan mengatakan bahwa praktik politik uang relatif marak dalam sistem politik di Indonesia. Dia juga menyampaikan hasil kajian dan survey yang dilakukan KPK pengelolaan partai politik.

“Secara umum partai politik masih perlu membenahi pengelolaan internalnya," ujar wawan dalam keterangan yang diterima GenPI.co, Kamis (15/4). 

Sementara itu, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Kumbul Kusdwijanto menambahkan perlunya Sistem Informasi Pelaporan Peserta (SIPP) dalam partai politik . 

"SIPP bisa jadi solusi lima permasalahan internal partai. SIPP, terdapat lima komponen utama, 19 variabel dan 48 indikator, yang tercakup dalam Tools of Assessment," kata Kumbul.

Kumbul menegaskan, KPK meminta PDIP dan PPP menyiapkan tim yang bertanggung jawab dalam pengisian ToA Sistem Integritas Partai Politik. 

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara