
Sebab, anak muda banyak yang membeli tembakau, terutama untuk tingwe alias ngelinting dewe.
"Penjualan makin meningkat," ucap Fabian.
Dia tidak hanya melakukan pemasaran dengan cara konvensional, tetapi juga memaksimalkan dunia digital.
BACA JUGA: FLEI Expo, Ajang Tepat Pelaku Usaha Waralaba Tingkatkan Bisnis
Fabian pun menggunakan media sosial agar penjualan tembakaunya makin luas.
Lewat metode pemasaran itu, Fabian bisa mendapatkan penghasilan Rp 15 juta sampai Rp 20 juta per bulan.
BACA JUGA: Sempat Tertipu Jadi Pilot, Arjuna Dewanto Sukses di Dunia Bisnis
Fabian menjelaskan tembakau dengan rasa rokok konvensional seperti yang diproduksi pabrikan ternama masih menjadi unggulan.
"Ada delapan varian rasa rokok pabrikan. Setiap varian bisa laris 10-20 kilogram dalam satu bulan," ujarnya
BACA JUGA: Aplikasi Penjualan Cocok Banget untuk Pelaku Bisnis Zaman Now
Sementara itu, penjualan tembakau dengan rasa original rata-rata 5-10 kilogram per bulan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News