Catat, Ini Cara Nikmati Liburan di Tanjung Puting

Pintu masuk Taman Nasional Tanjung Puting (Sumber foto: Pesonadottravel)
Pintu masuk Taman Nasional Tanjung Puting (Sumber foto: Pesonadottravel)

GenPI.co Punya rencana liburan ke Kalimantan? Kamu harus datang ke Tanjung Puting jika ingin dapatkan pengalaman seru dan berkesan. Tanjung Puting ini merupakan kawasan hutan yang diresmikan menjadi taman nasional dan destinasi alam yang letaknya di Kecamatan Kumai, Kabupaten Waringin Barat, Kalimantan Tengah.

Selain menikmati keindahan alam dan menguras udara kotor dalam paru-paru, kamu juga bisa bertemu kawanan orang utan. Tanjung Puting ini mulanya hanyalah sebuah tempat konservasi kawanan orang utan yang paling besar yang ada di Kalimantan.

Dulunya tempat ini tidak dibuka untuk umum, hanya petugas atau relawan yang diizinkan masuk area Taman Nasional Tanjung Puting. Luas keseluruhan suaka margasatwa dan suaka alam ini adalah 415 ribu hektar.

Di dalam kawasan ini terdapat hutan tropis yang masih alami. Berbagai tumbuhan dan hewan yang hidup disana. Untuk menuju kesana traveler bisa melakukan penerbangan dari Jakarta menuku Pangkalanbun. Setelah itu traveler bisa melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Kumai.

Selama trip ke Tanjung Putting kamu akan naik kapal Klotok dan menyusuri sungai dengan pemandangan hutan bagaikan di Amazon. Kapal klotok yang digunakan untuk trip juga nyaman karena sudah disesuaikan dengan kebutuhan traveler seperti tampat tidur, WC, bahkan warung makan. Jadi traveler tak perlu cemas kelaparan ketika menikmati keindahan hutan tropis di Tanjung Puting.

Ada beberapa catatan sebelum datang kesana. Salah satunya adalah memikirkan waktu yang tepat. Saran dari GenPI.co, datanglah pada musim hujan, karena pada musim hujan pepohonan akan berwarna hijau, nampak asri, sejuk dan orang utan makin mudah ditemukan.

Risikonya jika kamu datang pada musim kemarau adalah debit Sungai Sekonyer berkurang, sejumlah titik sulit dilalui kapal dan ancaman kebakaran.


Selain waktu kamu juga harus persiapkan barang bawaan seperti lotion anti nyamuk, jas hujan, alas kaki yang nyaman (disarankan menggunakan sandal gunung atau sepatu boot).


Reporter : Mia Kamila

Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS