Nongkrong di Kota 1001 Gua, Makan Jadah di Warung Mbah Geger

Warung Mbah Geger di Pacitan Jawa Timur (Foto: travelingyuk.com)
Warung Mbah Geger di Pacitan Jawa Timur (Foto: travelingyuk.com)

GenPI.co - Belum ke Pacitan kalau tidak pernah makan Jadah di warung Mbah Geger. 

Kota kelahiran Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini memiliki tempat nongkrong favorit di alun-alun Pacitan.

BACA JUGA: Intoleransi Subur di Kalangan Anak Muda, Pak Jokowi Bisa Apa?

Di mana pelanggan bisa duduk lesehan beralaskan tikar sembari mencicipi Jadahnya yang khas.

Jadah bakar adalah kuliner khas Pacitan atau yang dikenal dengan Kota 1001 Gua. Makanan ini terbuat dari beras ketan dan pertama kali diciptakan oleh Mbah Geger, pada tahun 1994.

BACA JUGA: Dahulu Pak Harto Minta TNI Menggiring Gajah, Pak Jokowi Bisa Apa?

Jadah bakar dibuat dari santan kelapa, beras ketan, dan garam. ketan yang dicuci bersih langsung direndam 1 malam, lalu kelapa diparut untuk diambil santannya. 


Setelah itu beras ketan ditiriskan selama 30 menit. Dilanjutkan dengan merebus santan dengan dibubuhi garam. 


Reporter : Robby Sunata

Redaktur : Tommy Ardyan

RELATED NEWS