Tarif Ojol Naik, Wagub Riza: Untuk Kepentingan Semua

11 Agustus 2022 07:15

GenPI.co - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal kenaikan tarif ojek online alias ojol yang ditetapkan Kementerian Perhubungan.

Wagub Riza menyambut baik soal kenaikan tarif ojol dan tidak mempermasalahkan kebijakan tersebut.

Menurut dia, tak mungkin pemerintah membuat kebijakan tanpa mempertimbangkan berbagai aspek.

BACA JUGA:  Said Iqbal Kritik Keras Perusahaan Ojol di Perayaan Hari Buruh

"Iya, pemerintah mengatur tarif untuk kepentingan semua elemen dan sektor, terutama para ojek online," ucap Wagub Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (10/8).

Wagub Riza menilai kebijakan tersebut merupakan bagian dari konsep penyempurnaan transportasi.

BACA JUGA:  Sempat Jadi Ojol, Iman Jual Lumpia Beef, Omzet Rp 800 Ribu Sehari

Ia juga beranggapan penumpang ojek online di Jabodetabek tetap akan meningkat meski kenaikan tarif diberlakukan.

Di sisi lain, Riza menyebut warga juga bisa memilih moda transportasi umum lainnya di Jakarta untuk bepergian ke berbagai tempat.

BACA JUGA:  Anak Buah Bobby Nasution Ribut dengan Driver Ojol, Ada Apa?

Sebab, kata Riza, sampai saat ini transportasi umum di Jakarta, seperti TransJakarta, masih terbilang murah dan sangat terjangkau untuk warga.

Wagub Riza juga menyampaikan masih banyak transportasi publik di berbagai negara yang lebih mahal daripada Jakarta.

"Mungkin TransJakarta termasuk transportasi publik atau bus termurah di banyak negara," imbuhnya.

Seperti diketahui, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menaikan tarif ojek online melalui regulasi baru, yaitu Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022.

Adapun besaran biaya tarif Zona II (Jabodetabek) mengalami kenaikan batas bawah menjadi Rp 2.600 dari Rp 2.000 per kilometer.

Selain itu, tarif batas atas menjadi Rp 2.700 dari Rp 2.500 per kilometer. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2022 by GenPI.co