Vaksin China vs Investasi Amerika, Indonesia Pilih Pilih Mana?

11 November 2020 15:30

GenPI.co - Diplomasi vaksin Covid-19 Indonesia-China bisa rusak pasca lengsernya Donald Trump dari kursi kepresidenan Amerika. Paman Sam diyakini bakal melawannya dengan rayuan investasi yang fantastis.

Pendekatan Beijing ke Indonesia memang terbilang mulus. Menurut laporan dari The Diplomat, bulan lalu, Indonesia mendapatkan akses vaksin COVID-19.

BACA JUGA: Top 5 Zodiak Populer, Imanmu Nggak Akan Kuat Saat Dekat Mereka

Akses itu didapat perusahaan obat China Sinovac, yang akan menguji, memproduksi, dan mendistribusikan vaksin tersebut di Indonesia.

Perjanjian tersebut ditandatangani secara resmi pada saat kunjungan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir ke China pada Agustus lalu. 

Setelah itu, Luhut Pandjaitan, utusan khusus Presiden Jokowi, bertemu dengan rekannya Wang Yi dan kembali menegaskan minat Indonesia untuk mendapatkan akses ke vaksin buatan China.

Amerika memang tertinggal satu langkah di belakang China dalam hal kerja sama vaksin. Tapi, Amerika punya sumber daya yang sulit digambarkan.

BACA JUGA: Mantan Menyakiti, Zodiaknya Bakal Balaskan Sakit Hati

Amerika masih bisa merayu lewat agenda pemulihan ekonomi. Ada Rp 75 triliun investasi asing yang dibutuhkan Indonesia. 

Akhir bulan lalu, pejabat dari Bank Ekspor-Impor Amerika Serikat (EXIM) dan Korporasi Keuangan Pembangunan Internasional (DFC) AS memutuskan kunjungan ke Indonesia.

Dia menjanjikan USD 750 juta investasi potensial dalam teknologi komunikasi, perawatan kesehatan, penyiaran, dan infrastruktur vital, lapor The Diplomat. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Agus Purwanto

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co