Pakar Bongkar Motif di Balik Vonis 4 Tahun Penjara Habib Rizieq

25 Juni 2021 14:55

GenPI.co - Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis empat tahun penjara terhadap Mantan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dalam kasus swab test RS UMMI. 

Habib Rizieq dinyatakan bersalah karena telah menyebarkan berita bohong terkait hasil tes swab dalam kasus RS Ummi, sehingga menimbulkan keonaran.

Pengamat politik dari Universitas Andalas Asrinaldi pun angkat bicara terkait vonis terhadap Habib Rizieq tersebut. 

BACA JUGA:  Habib Rizieq Ajukan Banding, Rocky Gerung Senang!

"Tentunya pengadilan mengacu pada undang-undang yang ada. Keputusan itu tentu ada dasarnya," ujar Asrinaldi kepada GenPI.co, Jumat (25/6/2021). 

Namun, menurut Asrinaldi, para pendukung Habib Rizieq menganggap vonis tersebut tidak adil. 

BACA JUGA:  Nama Habib Rizieq Mendunia, Kasusnya Diangkat Media Asing

Sebab, banyak pelanggar protokol kesehatan (prokes), termasuk sejumlah pejabat pemerintahan tidak diproses hukum.

"Kasus yang sama itu banyak. Jadi seolah-olah Habib Rizieq ini memang target karena dianggap mengganggu stabilitas pemerintahan," jelasnya. 

BACA JUGA:  Ferdinand Tuding Aksi Pendukung Habib Rizieq Bentuk Premanisme

Untuk diketahui, Habib Rizieq terjerat dalam tiga kasus yang berbeda.

Ketiga kasus tersebut ialah kasus kerumunan di Petamburan, kerumunan di Megamendung, dan kasus tes swab RS Ummi, Bogor.

Untuk kasus kerumunan Petamburan, Habib Rizieq Shihab divonis 8 bulan penjara.

Sementara itu, dalam kasus kerumunan Megamendung, Habib Rizieq divonis hukuman denda sebesar Rp 20 juta. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Irwina Istiqomah Reporter: Andi Ristanto

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co