Kenang Para Korban, Monumen KM Sinar Bangun Diresmikan

Kenang Para Korban, Monumen KM Sinar Bangun Diresmikan - GenPI.co
Monumen KM Sinar Bangun di Pelabuhan Tigaras, Simalungun Sumatera Utara. (Foto: Sindonews)

GenPI.co - Sebuah monumen didirikan untuk mengenang para korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba. Acara peresmian dihadiri oleh Bupati Simalungun, Jopinus Ramli Saragih dan keluarga korban di Pelabuhan Tigaras, Simalungun pada Kamis, 2 Mei 2019.

“Monumen ini didirikan untuk mengenang tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada 18 Juni 2018. Siapa pun yang mau 'nyekar' disediakan tempatnya," ungkap Jopinus Ramli Saragih dikutip Tempo.

Baca juga: Mengintip Mewahnya Bell Tent di The Kaldera Danau Toba

Monumen ini memiliki desain cukup unik dengan bentuk miniatur kapal semi-transparan sebagai lambang kapal arwah. Rangka kapal berdiri kokoh menghadap ke arah Danau Toba, lokasi kejadian naas itu terjadi.

“Filosofi pertama, ini adalah monumen kesedihan sekaligus tempat ziarah bagi keluarga korban. Kedua, sebagai monumen peringatan. Dan ketiga, menjadi landmark kawasan sekaligus tempat wisata, khusunya wisata religi,” ujar Yori Antar, Arsitek Monumen KM Sinar Bangun.

Yori menambahkan replika kapal yang berada di puncak monumen memiliki panjang 9 meter, lebar 3,5 meter, dan tinggi 2,7 meter. Replika kapal ditampilkan seperti siluet dan transparan sehingga tampak menyatu dengan langit dan awan. Uniknya kapal itu akan menyala pada malam hari.

Pada salah satu sisi monumen terdapat pelat dari bahan kuningan yang menunjukkan titik koordinat terakhir KM Sinar Bangun sebelum tenggelam. Di kedua sisi monumen juga tergambar motif ulos Sibolang yang biasanya dikenakan masyarakat Batak dalam suasana berduka.

Berita Selanjutnya
Nusantara