Ini Cara Nabi Muhammad SAW Menentukan Hari Pertama Puasa

Awal Ramadhan, petugas tengah memantau hilal (foto: Istimewa}
Awal Ramadhan, petugas tengah memantau hilal (foto: Istimewa}

GenPI.co— Penentuan awal Ramadhan selalu ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di penjuru dunia.

Namun, terkadang menjadi sebuah pedebatan di Indonesia. Sebab, ada beberapa kelompok yang menggunakan pendekatan yang berbeda.

Salah satunya dengan menggunakan pendekatan pasang surut air laut dalam menentukan awal dan akhir Ramadhan.

Selain itu ada juga yang menggunakan pendekatan hisab, dan sebagian besar lainnya mengutamakan pendekatan rukyatulhilal dalam menentukan awal dan akhir Ramadhan.

Dengan adanya perdebatan tersebut maka timbullah pertanyaan, tentang cara Nabi Muhammad SAW menentukan awal dan akhir Ramadhan.

loading...

Baca juga: Sidang Isbat Digelar Minggu, Ini Agenda Utamanya

Dikutip dari Islami.co, beberapa riwayat hadis yang mendeskripsikan metodologi Nabi Muhammad SAW, dalam menentukan awal dan akhir Ramadhan.

Seperti halnya, hadis yang diriwayatkan oleh Said bin Musayyab, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Jika kalian melihat hilal maka berpuasalah, dan jika kalian melihat hilal maka berbukalah (akhirilah puasa kalian), namun jika hilal tak terlihat maka sempurnakanlah tiga puluh hari”. (HR. Muslim, Al-Nasa’I, dan Ibnu Majah)


Reporter : Mia Kamila

Redaktur : Linda Teti Cordina

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING