THR Segera Cair, Ini 3 Cara Mengitung Besarannya!

Ada 3 cara menghitung besaran THR (foto: Istimewa)
Ada 3 cara menghitung besaran THR (foto: Istimewa)

GenPI.co—  Menteri Tenaga Kerja M. Hanif Dhakiri mengemukakan perusahaan wajib membayar tunjangan hari raya (THR) paling lambat H-7 sebelum Lebaran.

Ketentuan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6/2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan.

Sementara itu, pemerintah memastikan THR pegawai negeri sipil cair pada 24 Mei 2019.

Baca juga:

THR Sebentar Lagi Cair, Ini Kiat Hemat saat Ramadhan

Perusahaan Tak Bayar THR, Laporkan ke Disnaker Setempat

Besaran THR berbeda antara satu perusahaan dengan instansi lainnya. Selain berpedoman dengan Permenaker No.6/2016, juga ada kebijakan khusus bagi sejumlah perusahaan yang memberikan karyawannya THR lebih besar dari ketentuan.

Kementerian Ketenagakerjaan melalu Instagramnya, menginformasikan ada 3 cara menentukan besaran THR bagi karyawan. Apa saja?

Satu Bulan Upah

Bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja minimal setahun atau 12 bulan secara terus menerus, akan mendapatkan THR sebesar satu bulan upah.

Upah satu bulan itu terdiri atas komponen upah tanpa tunjangan yang merupakan upah bersih (clean wages), atau upah pokok termasuk tunjangan tetap.

Proposional

Bagi pekerja  atau buruh dengan masa kerja satu bulan atau lebih secara terus menerus, namun kurang dari satu tahun lamanya, ketentuan THR diberikan secara proposional.

Besaran THR dengan cara membagi masa kerja (dalam bulan) dengan 12, dan dikalikan dengan satu bulan upah.

Sesuai Ketetapan Perusahaan

Sejumlah perusahaaan ada yang menetapkan THR lebih dari ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Nah, kamu dapat THR yang mana nih!


Tonton juga video ini:

Redaktur: Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER