Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

KLHK Dorong Ciptakan Ekonomi Hijau dan Atur Karbon

Foto: Kementrian KLHK
Foto: Kementrian KLHK

GenPI.co - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK), Siti Nurbaya mengatakan pemerintah terus melakukan penyesuaian untuk mencapai ekonomi hijau (green economy) yang mengusung prinsip berkelanjutan.

Siti Nurbaya menjelaskan fondasi dasar sudah mulai diletakkan misalnya adanya tata lingkungan untuk semua sektor mulai diaktualisasikan, izin yang menjadi instrumen pengawasan, kepastian hukum bagi masyarakat, implementasi rehabilitasi hutan dan lahan.

BACA JUGA:  KLHK Tetapkan PIPPIB Seluas 66,18 Juta Hektare

Selain itu, dilakukan juga konservasi tanah serta air, pengelolaan sumber daya alam (SDA) hayati serta genetik, investasi hijau, dan dalam titik berat kebijakan perlindungan lingkungan.

Menurut Siti Nurbaya unsur-unsur penting dari ekonomi hijau seperti rendah karbon, pertumbuhan ekonomi hijau, teknologi hijau, energi hijau, industri yang ramah lingkungan, dan manajemen yang berorientasi lingkungan.

"Pemerintah terus melakukan penyesuaian sebagaimana kebutuhan sosiologis masyarakat lokal, nasional, internasional dengan arah dan aktualisasi sekarang secara nyata untuk green economy," ujar Siti Nurbaya seperti yang dilansir Antara, Selasa, (15/6/21).

BACA JUGA:  Hutan Danau Toba Rusak, KLHK Lakukan Rehabilitasi

Terkait dengan pungutan karbon, saat ini pemerintah masih mengkaji mekanisme pemungutannya. Pengenaan pungutan tengah dipertimbangkan diberlakukan terhadap komoditas yang mengandung karbon atau aktivitas yang menghasilkan emisi karbon.

"Semangat green growth terus beraktualisasi, pertumbuhan hijau berarti mencapai pertumbuhan dengan penggunaan sumber daya dan energi secara efisien dan mengurangi dampak perubahan iklim dan serta kerusakan lingkungan," katanya.

Dia menyebutkan masyarakat Indonesia sudah mulai mengenal dan terus berkontribusi dalam pertumbuhan hijau dengan cara yang sederhana seperti salah satu contohnya adalah berkontribusi dalam pengurangan dan pemanfaatan sampah dengan terlibat dalam bank sampah.


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING