Ajak Balita ke Luar Negeri Tanpa Pengasuh, Ini Kiatnya!

Libur Lebaran ke luar negeri tanpa mengandalkan pengasuh, perlu mengetahui sejumlah kiatnya (foto: mothermag.com)
Libur Lebaran ke luar negeri tanpa mengandalkan pengasuh, perlu mengetahui sejumlah kiatnya (foto: mothermag.com)

GenPI.co— Libur Lebaran apalagi waktunya cukup lama, seringkali dimanfaatkan untuk melakukan perjalanan tidak hanya ke kampung halaman, tapi juga ke mancanegara.

Persiapan berlibur tentunya lebih heboh jika membawa anak balita.

Baca juga:

Traveling ke Luar Negeri, Yuk Buat Paspor Anak Dulu

Cuti Bersama Lebaran 2019, Ini Kiat Packing Anti Ribet

Nucha Bachri, pendiri Parentalk.id, berbagi kiat yang bisa diterapkan orang tua yang ingin mengajak balita berlibur ke luar negeri tanpa mengandalkan pengasuh.

Persiapkan Mental

Saat berlibur sendirian atau hanya bersama pasangan, satu hari bisa dihabiskan untuk mengunjungi dua atau tiga tempat sekaligus.

Namun, jangan berharap hal yang sama bisa diterapkan ketika berwisata dengan anak, karena tidak semuanya bisa diprediksi.

"Kita tidak bisa ambisius ketika pergi dengan anak," ujar Nucha, Kamis (16/5).

Misalnya, anak ogah-ogahan makan sehingga waktu terbuang untuk membujuk buah hati agar mau disuapi. Hal-hal seperti itu mungkin terjadi ketika sedang berlibur bersama.

Buat Kesepakatan dengan Pasangan

Pergi tanpa pengasuh artinya beban mengurus anak harus dibagi dua. Bicarakan dengan pasangan soal pembagian tugas, sehingga tidak ada letupan pertengkaran di tempat wisata gara-gara ada satu pihak yang merasa lebih letih menjaga buah hati.

Buat daftar perjalanan secara rinci, dan tentukan siapa yang bertugas menjaga buah hati di tempat tertentu.

Jika ibu ingin membeli barang-barang di tempat belanja, maka ayah yang bertugas menjaga anak. Saat ayah ingin melihat-lihat sepatu di toko idamannya, giliran ibu yang bertugas menunggui anak.

Beri Pemahaman pada Anak

Bukan cuma ayah dan ibu yang harus bersiap-siap. Anak juga sebaiknya diberitahu soal liburan mendatang, meski mereka masih terlalu kecil untuk benar-benar paham. 

Sejak jauh-jauh hari, orang tua dapat memberitahu anaknya bila ada rencana bepergian. Mulai dari tujuan liburan, suasana di tempat tujuan, apa yang akan ditemui atau dilihat, hingga berapa jam yang harus ditempuh di pesawat.

Hal yang sama diterapkan pada anak yang lebih kecil. Walau mereka belum paham, orang tua "mengajak ngobrol" agar si kecil sehat dan baik-baik selama perjalanan maupun liburan.

Bawa Barang Secukupnya

Orang tua sebaiknya tidak perlu membawa mainan seisi rumah agar anak tidak rewel di jalan, cukup siapkan beberapa. Namun sebaiknya pilih mainan yang baru, sehingga anak lebih tertarik memainkannya dalam waktu lama. 

Mainan itu akan membantu anak mengatasi kebosanan di jalan, apalagi bila waktu yang ditempuh cukup lama.

Hal yang sama berlaku untuk baju-baju. Jika memungkinkan untuk membawa dalam jumlah sedikit, orang tua tidak perlu repot membawa banyak baju. Misalnya, jika penginapan yang dituju adalah apartemen dengan fasilitas mesin cuci, sebaiknya membawa baju anak dalam jumlah sedikit.

Jika membawa kereta bayi, usahakan bawa yang mudah dioperasikan dengan satu tangan. Orang tua lebih leluasa melakukan kegiatan lain, misalnya sambil menggendong si adik atau membawa tas belanja.

Sudah siap melakukan perjalanan ke luar negeri bersama keluarga, meski tanpa pengasuh saat libur Lebaran? (ANT)


Tonton juga video ini:


Redaktur : Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER