Selamat Hari Buku Nasional, Ini Sejarahnya

Hari Buku Nasional diperingati setiap 17 Mei (foto: pizabay)
Hari Buku Nasional diperingati setiap 17 Mei (foto: pizabay)

GenPI.co— Perkembangan teknologi yang begitu pesat membuat semua hal menjadi serba digital. Inilah yang menjadi salah satu penyebab buku kurang diminati. 

Pasalnya semua yang ingin kita baca sudah ada dan tersedia dalam satu genggaman, yaitu ponsel.

Pada 17 Mei 2019 ini, merupakan Hari Buku Nasional. Apakah kamu masih memiliki buku? Atau justru sudah tidak berminat untuk membeli dan membaca buku? Padahal buku adalah jendela dunia.

Baca juga:

Pedangang Buku Lawas di Sekitar Jakbook Pasar Kenari

Hari Buku Sedunia, Kemdikbud Kutip Kalimat Bijak Buya Hamka

Setiap tanggal 17 Mei, merupakan hari buku nasional. Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan momentum peresmian Perpustakaan Nasional pada tanggal 17 Mei 1980.  

Perpustakaan Nasional tersebut di resmikan oleh Menteri Pendidikan Nasional RI pada masa itu, yaitu Abdul Malik Fajar pada tanggal 17 Mei 1980. 

Tujuan dari ditetapkannya Hari Buku Nasional adalah untuk meningkatkan minat dan kegemaran membaca masyarakat Indonesia.

Selain tanggal 17 Mei yang diperingati Hari Buku Nasional, pada tanggal 23 April diperingati juga Hari Buku Dunia.

Word Book Day digagas oleh Organisasai Pendidikan, keilmuan dan kebudayaan PBB (United Nastions Education Scientific and cultural organization) UNESCO, pada 1995.

Dengan adanya Hari Buku Nasional ini di harapkan dapat melestarikan budaya membaca buku serta meningkatkan penjualan buku. 

Seperti dikatakan Buku Adalah Jendela Dunia, yang memang dengan banyak buku kita bisa menjelajah dunia, kita jadi banyak tahu.

Jadi, apakah kamu masih punya minat baca dan membeli buku? Meskipun dunia digital telah merajai, jangan lupa baca buku ya! Selamat Hari Buku Nasional.


Tonton juga video ini:


Reporter : Mia Kamila

Redaktur : Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER