Pengamat ke Kapolri: Apa Tunggu Jokowi Telepon Dulu?

Pengamat ke Kapolri: Apa Tunggu Jokowi Telepon Dulu? - GenPI.co
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Mia Kamila/GenPI.co)

GenPI.co - Pengamat transportasi Djoko Setijowarno meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menindak kendaraan berat truk over dimension over loading (ODOL).

Sebab, kendaraan tersebut masih terlihat lalu lalang di kawasan pelabuhan.

“Apakah masih harus menunggu telepon dari Presiden Joko Widodo, seperti halnya menindak pungli di sejumlah pelabuhan?” ujarnya kepada GenPI.co, Rabu (23/6).

BACA JUGA:  Jok-Pro Bikin Heboh, Bang Ferdinand: Pemburu Kekuasaan Takut!

Dosen Unika Soegijapranata itu mengatakan banyak ODOL yang beroprasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Intan ,Cilacap, Jawa Tengah.

Dia juga menyebutkan ada sejumlah aktivitas bisnis, seperti PT Pelindo III Tanjung Intan Cilacap, PT Dharmapala Usaha Sukses, PT Juifa Internasional Foods, PT Manunggal Perkasa, PT Pertaminan RU IV Cilacap, PT Sumber Segara Primadaya, PT Solusi Bangun Indonesia, PT Toxindo Prima dan Waroeng Batok Industri.

BACA JUGA:  Jokowi Pinjam 500 Juta Dolar dari bank Dunia, Pakar Langsung...

“Perusahaan tersebut jika menggunakan armada truk, rata-rata memuat lebih,” katanya.

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat membeberkan jumlah muatan truk yang ada di penapungan memiliki dimensi berlebih (over dimension).

BACA JUGA:  Anggota DPR Soroti Pinjol, Sebut Soal Oknum OJK! Astaga

“Dapat dipastikan semua armada truk yang jumlahnya ratusan unit beroperasi di Pelabuhan Tanjung Intan tidak memiliki surat lolos uji laik jalan (kir),” imbuhnya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara