Sekolah Nekat Tatap Muka, Lapor Covid-19: Pemerintah Harus Tegas

Sekolah Nekat Tatap Muka, Lapor Covid-19: Pemerintah Harus Tegas - GenPI.co
Anak sekolah membaca buku di lapak buku gratis Cepu Baca Buku (Foto: Instagram/@cepubacabuku)

GenPI.co - Koalisi warga untuk Lapor Covid-19 mendesak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menunda pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara tatap muka.

Tim relawan Lapor Covid-19, Diah Dwi Putri mengatakan bahwa angka positivity rate perbandingan jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah pemeriksaan yang dilakukan yang masih tinggi menimbulkan kekhawatiran.

Kekhawatiran itu atas dasar mengenai dampak pelaksanaan pembelajaran tatap muka terhadap peningkatan risiko penularan virus corona.

BACA JUGA:  PPKM Level 4, Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Dihentikan

"Dari Januari hingga Juli 2021, total laporan dari masyarakat yang melaporkan kegiatan belajar tatap muka ada 95 laporan di saat angka positivity rate mencapai 40 persen," katanya dikutip dari Antara, Minggu, 1 Agustus 2021.

Menurut laporan yang masuk, kata Diah, masih ada sekolah yang melaksanakan pembelajaran secara tatap muka pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4.

BACA JUGA:  Nadiem Makarim Dukung Digitalisasi Sekolah, Kirim 190.000 Laptop

Menurut Diah, laporan mengenai pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka paling banyak masuk pada Juli 2021, pada awal tahun ajaran 2021/2022. Ada 29 laporan yang masuk selama kurun itu.

"Ada laporan selama empat pekan berturut-turut dan di pekan keempat Juli laporannya paling banyak karena bertepatan dengan tahun ajaran baru yang bertepatan dengan PPKM skala 4 dan 3," katanya.

BACA JUGA:  5 Tips Membangun Semangat Anak Sekolah Online

Dari total 95 laporan yang masuk, Ia menjelaskan, 17 persen di antaranya melaporkan bahwa sekolah penyelenggara kegiatan belajar tatap muka telah berstatus sebagai klaster penularan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara