Ibu di Batang Jateng Dilarang Hamil Saat Pandemi, Ini Sebabnya

Ibu di Batang Jateng Dilarang Hamil Saat Pandemi, Ini Sebabnya - GenPI.co
wanita hamil. foto: envato elements

GenPI.co - Virus Covid-19 tidak hanya beresiko tinggi bagi orang lanjut usia (lansia) dan orang yang punya penyakit penyerta (komorbid). Namun ibu hamil juga sangat rentan terpapar Covid-19.

Hal tersebut juga terjadi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Bahkan angka kasus kematian ibu hamil akibat virus corona di Kabupaten Batang sudah lebih dari 50 persen.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Batang, Utariyah Budiastuti mengimbau kepada masyarakat agar menunda kehamilan selama pandemi Covid-19, karena rentan sekali terpapar.

BACA JUGA:  Varian Delta Lebih Bahaya Bagi Ibu Hamil, Lakukan Ini Segera

"Ibu hamil yang meninggal karena covid itu lebih dari 50 persen. Namanya orang sudah menikah pasti kepengen punya keturunan, itu wajar. Tapi selama pandemi ini lebih baik ditunda kehamilannya," ujar dr Utariyah.

Ia menjelaskan, hal demikian terjadi tidak hanya di Kabupaten Batang. Sebagian besar kabupaten atau kota di Jawa Tengah kematian ibu hamil karena covid juga lebih dari 50 persen.

BACA JUGA:  Dokter Boyke Ungkap Bahaya Kehamilan di Bawah Usia 20 Tahun

Begitu juga dengan kasus kematian ibu hamil Provinsi Jawa Tengah di atas 50 persen.

"Di masa pandemi ini ibu hamil itu rentan. Daya tahan tubuh bisa menurun bila terpapar covid. Virus covid-19 yang sekarang sedang melonjak itu sangat riskan kalau hamil," imbuhnya

BACA JUGA:  Buat Para Ibu Hamil, Ada Kabar Gembira Terkait Vaksin Covid-19!

Tanpa ada covid, ibu hamil yang kondisi tubuhnya tidak fit secara wajar kadar Hemoglobin (Hb)-nya akan turun.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara