Pekerja Milenial Dilanda Vacation Shaming, Survei Membuktikan!

Pekerja milenial dilanda vacation shaming (foto: Istimewa)
Pekerja milenial dilanda vacation shaming (foto: Istimewa)

GenPI.co – Jika kamu merasa bersalah bila meninggalkan pekerjaan, padahal mempunyai hak untuk cuti, berarti kamu mengalami vacation shaming.

Padahal kalangan milenial digembar-gemborkan adalah kelompok lebih memilih berwisata ketimbang beli barang misalnya. Namun saat menghadapi karier, seperti tidak berdaya untuk mengatakan menolak bekerja dan memilih mengambil jatah cuti.

Baca juga:

Kurangi Pengangguran, Jatim Siapkan 1.800 Beasiswa untuk Milenial

Menanti THR Cair, Milenial Bakal Prioritaskan Ini!

ADVERTISEMENT

Satu survei baru yang dilakukan oleh perusahaan asuransi perjalanan Allianz Global Assistance, mengungkapkan bahwa pekerja milenial di Amerika Serikat paling menderita karena vacation shaming.

"Banyak orang Amerika, khususnya kaum milenial, meninggalkan hari-hari libur akibat vacation shaming. Rasa malu, bersalah, atau perasaan negatif lainnya yang diterima dari rekan kerja karena berlibur," ujar Daniel Durazo, Direktur Komunikasi Allianz Global Assistance USA dikutip dari travelandleisure.com, (10/06).

Survei mengungkapkan sebanyak 48% karyawan milenial tidak menggunakan semua jatah cuti mereka setiap tahunnya. 


Reporter : Asahi Asry Larasati

Redaktur : Linda Teti Cordina

loading...

BERITA LAINNYA