Setelah China, Kini Trump Serang Negara Sekutu Sendiri

moncong meriam perang dagang kini diarahkan ke Perancis dan Jerman. (Foto: Istimewa)
moncong meriam perang dagang kini diarahkan ke Perancis dan Jerman. (Foto: Istimewa)

GenPI.co - Bukan Donald Trump kalau tidak kontroversial. Presiden Amerika Serikat ini rupanya ingin menyerang siapa saja dengan mantra perang dagang. Setelah bermasalah dengan China, kini ia membuka konflik dengan negara sekutunya sendiri; Perancis Jerman?

Pada hari selasa  (11/6) lalu, Trump mengancam akan mengenakan tarif yang tinggi pada minuman anggur asal Perancis yang masuk ke Amerika Serikat. Hal itu bila Perancis tidak menurunkan tarif masuk anggur dari Amerika Serikat me Perancis.

Menurut Trump, Perancis menghasilkan anggur yang paling baik namun Amerika Serikat pun menghasilkan anggur yang sama baik sehingga perdagangan anggur antar kedua negara harus adil dengan tarif yang sama.

Baca juga:

Ratu Elizabeth II Pake Kalung Anti Sial saat Ketemu Trump? 

Trump Terima Surat ‘Manis’ dari Kim Jong Un, Bahas Kesepakatan? 

Kacau, Donald Trump Sebut Meghan Markle Menjijikkan 

Di saat yang hampir bersamaan, seakan hendak memperburuk suasana, pohon persahabatan yang ditanam oleh Trump dan Macron di halaman Gedung Putih ditemukan dalam keadaan mati tepat pada hari Trump mengancam Perancis.

Dua hari kemudian, tanggal 13 juni 2019, giliran Jerman yang diancam oleh Trump. Trump menekan Jerman untuk meninggalkan jalur pipa gas Nord Stream 2 yang mengalir dari Rusia ke negara-negara Eropa melalui Jerman. Bila Jerman tidak mau mengikuti ancaman itu maka Trump akan memindahkan 2.000 tentara AS di Jerman ke Polandia.

“kami melindungi Jerman dari Rusia, tapi Rusia mendapatkan triliunan dollar dari Jerman,”kecam Trump.

Trump melakukan perang dagang ke semua negara yang dia anggap merugikan Amerika Serikat. China adalah negara yang paling sering diancam Trump dan saat ini sedang berada dalam posisi adu kuat secara ekonomi.

Trump juga mengancam untuk mengeluarkan India dari daftar negara yang mendapatkan perlakuan tarif impor khusus. Meksiko yang  adalah tetangga dekat Amerika Serikat, namun itu tidak berarti mereka akan bebas dari Trump. Presiden nyentrik itu mengancam akan mengenakan tarif tinggi kepada produk impor asal Meksiko jika negara itu tidak bisa menghentikan aliran imigran gelap dari Meksiko ke Amerika Serikat.

Lihat juga video menarik berikut


Reporter : Robby Sunata

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER