Pesawat Terbakar di Runway Bandara Adisutjipto, Ternyata Simulasi

Pesawat terbakar. (Foto: Foto : berita trans)
Pesawat terbakar. (Foto: Foto : berita trans)

GenPI.co - Situasi yang menegangkan terjadi di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Rabu (26/6). Sebuah pesawat  bertipe A320 yang jatuh dan terbakar di ujung runway.

Pesawat tersebut berisi 154 orang dan 8 kru. Sebanyak 15 orang dikatakan  tewas, 20 orang, 31 orang luka sedang, 23 orang luka berat, dan 15 orang tewas.

Aparat terkait pun mendekati pesawat itu,melakukan upaya penanggulangan situasi dan mencegah kebakaran semakin hebat. 

Baca juga:

Survei YCG: Kekerasan Saat Pacaran Rentan Terjadi di Kupang 

Gorontalo Potensial Miliki Kawasan Geopark Kelas Dunia 

Penyelundupan Bayi Orangutan Digagalkan di Dumai, Riau 

Tapi tenang,  kebakaran itu tidak sungguh-sungguh terjadi. Itu adalah latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang digelar oleh PT Angkasa Pura I yang mengelola bandara Adisutjipto. Dalam latihan ini, pesawat dengan type A320 diskenariokan jatuh dan mesin terbakar.

Kegiatan ini sendiri dimulai dari pukul 14.00 WIB hingga menjelang tengah malam. Selama latihan ada tiga rangkaian simulasi yang dilakukan, Ada  latihan terkait penanganan kebakaran gedung (domestic fire exercise), latihan terkait penanganan ancaman keamanan bandara (aviation security exercise) dan latihan terkait penanganan kecelakaan pesawat udara (aircraft accident exercise). 

Latihan ini melibatkan sekitar 500 personel. Mereka berasal dari instansi yang memiliki kemampuan dalam pemadam kebakaran, medis dan korban jiwa, dan penanggulangan bahan peledak. 

Instansi yang spesial dalam penanggulangan penyerangan dan penyanderaan di bandar udara pun turut dilibatkan. Demikian pula denfaN  pengamanan demonstrasi serta pengamanan tempat kejadian kecelakaan.

Direktur Operasional PT Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose menjelaskan,  akan ada evaluasi dalam latihan ini dengan cara mencari ketidaksempurnaan dan kelemahan untuk dipebaiki.

Namun dirinya berharap, dengan latihan ini seluruh  unsur dan instansi yang terlibat dapat memiliki kesiapan dan kesigapan yang lebih matang dan kelalaian dalam pelaksanaan tugas masing-masing dapat diminimalisir.

Simak juga video menarik berikut


Reporter : Mia Kamila

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER