Aceh Gencarkan Promosi Kuliner sebagai Daya Tarik Wisata

Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Management Calender of Event (CoE) Esthy Reko Astuti (berhijab oranye) di acara Aceh Culinary Festival (foto: Kemenpar)
Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Management Calender of Event (CoE) Esthy Reko Astuti (berhijab oranye) di acara Aceh Culinary Festival (foto: Kemenpar)

GenPI.co— Untuk mendorong sektor pariwisata, Provinsi Aceh mempromosikan keragaman kuliner selain keindahan alam dan budaya yang dimiliki provinsi di ujung barat Indonesia itu.

Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Management Calender of Event (CoE) Esthy Reko Astuti mengatakan Aceh memiliki potensi luar biasa di sektor kuliner.

Baca juga:

Mi Aceh Siap Jadi Makanan Nomor Satu Terlezat di Dunia

“Kupi Khop” Khas Aceh Barat Jadi Warisan Budaya Takbenda

“Kuliner Aceh merupakan suatu proses rangkaian dari proses hulu ke hilir. Sebab, komersialisasinya bisa dimulai dari wisata agrikultur, wisata organik, wisata pendidikan, wisata sejarah, sampai wisata membuat makanan,” kata Esthy saat pembukaan gelaran Aceh Culinary Festival (ACF) di Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh dikutip dari laman Kementerian Pariwisata, Senin (8/7).

Dalam portofolio pariwisata selama ini, sektor kuliner menyumbang sekitar 30%-40% pendapatan pariwisata. 


"Kalau kuliner dibina dengan baik, semua aspek akan tersentuh. UMKM tersentuh, pariwisata, budaya juga tersentuh. Sangat luas pengaruhnya. Apalagi sektor perekonomian," ujar Esthy.


Redaktur : Linda Teti Cordina

RELATED NEWS