Fenomena La Nina Mengancam, Megetan Gelar Geladi Peringatan Dini

Fenomena La Nina Mengancam, Megetan Gelar Geladi Peringatan Dini - GenPI.co
BMKG Hari Ini, La Nina Bikin Curah Hujan Naik Sampai 70 Persen - ilustrasi puting beliung hujan es (Foto: Antara)

GenPI.co - Fenomena La Nina yang dapat memicu peningkatan curah hujan masih berlangsung dan diprediksi masih akan terjadi hingga Februari 2022.

Kondisi ini diprediksi akan menyebabkan peningkatan curah hujan hampir 70% dari curah hujan normal sehingga akan meningkatkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor.

Menanggapi hal itu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Direktorat Peringatan Dini mengadakan Geladi Sistem Peringatan Dini Bencana Banjir bagi masyarakat Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magelang, Jawa Timur pada Kamis (9/12).

BACA JUGA:  Cegah Amukan La Nina, 241 Bendungan Disiagakan Kemen PUPR

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Dra. Prasinta Dewi, M.A.P. dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini sebagai langkah untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan waspada terhadap potensi bencana di daerahnya.

"Kegiatan geladi kesiapsiagaan yang kita lakukan kali ini, menjadi semakin penting, dalam upaya mengingatkan kembali masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan potensi kejadian bencana yang kapanpun bisa terjadi," kata Prasinta di Magetan, Jawa Timur.

BACA JUGA:  BMKG Hari Ini, La Nina Bikin Curah Hujan Naik Sampai 70 Persen

Melalui geladi ini diuji coba bagaimana mekanisme kordinasi dan diseminasi informasi peringatan dini bisa sampai kepada masyarakat di daerah terdampak.

Pada kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Komisi VIII Ina Ammania yang hadir dalam kegiatan ini memberikan apresiasi kepada BNPB atas upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi dampak banjir.

BACA JUGA:  Fenomena La Nina Tak Main-main, Begini Kesiapan BNPB

"Apresiasi kepada BNPB atas upaya yang sudah dilakukan dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat untuk antisipasi terjadinya bencana banjir khususnya di desa Ngelang dan berharap pemerintah daerah dapat mengoperasionalkan alat ini sehingga dapat bermanfaat secara maksimal bagi masyarakat," ujar Ina.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya