Baru Sehari Dinobatkan, Gelar Miss Michigan Dicopot Karena Cuitan

Baru sehari gelar Miss Michigan dinobatkan Kathy Zhu, langsung dicopot karena membuat cuitan mengandung rasis.
Baru sehari gelar Miss Michigan dinobatkan Kathy Zhu, langsung dicopot karena membuat cuitan mengandung rasis.

GenPI.co — Seorang ratu kecantikan, Miss Michigan, Amerika Serikat bernama Kathy Zhu dicopot gelarnya setelah memberikan komentar bernada rasis dan menyinggung agama Islam.

Dikutip dari Detroit Free Press, yayasan Miss World America (MWA) mencabut gelar Kathy Zhu, akibat cuitannya tentang komunitas Afrika-Amerika yang kerap menimbulkan masalah.

"Orang Afrika-Amerika harus memperbaiki masalah di dalam komunitasnya sendiri. Karena mayoritas kematian orang kulit hitam disebabkan oleh sesama orang kulit hitam sendiri." tulis wanita 20 tahun tersebut lewat Twitternya.

Tak hanya itu, Kathy juga diketahui pernah berkomentar tentang keputusannya menolak pakai hijab di kampus ketika ada gerakan solidaritas terhadap kaum Muslim.

Pencopotan gelar Miss Michigan disampaikan MWA secara resmi melalui surat elektronik kepada Kathy Zhu. Dan yang lebih mirisnya lagi, gelar Kathy Zhu dicopot hanya sehari setelah mahkota kemenangan disematkan padanya.

"Miss World America (MWA) melihat bahwa akun media sosial Anda mengandung konten yang menghina, tidak sensitif dan tidak pantas, serta melanggar aturan dan kebijakan MWA, terutama kewajiban kontestan untuk menjaga perilaku dengan latar belakang yang tidak akan menjatuhkan nama Miss World America atau seseorang yang berkaitan dengan asosiasi tersebut," tulis MWA dalam pernyataannya.

Menanggapi pencopotan terhadap gelar yang baru saja diraihnya, mantan Miss Michigan tersebut langsung meluapkan kemarahannya di Twitter. 


"Miss World America's State/National/Chief Director menuduhku rasis, Islamophobic dan tidak sensitif. Mereka mencopot gelarku sebagai Miss Michigan karena menolak memakai hijab pada 2018, cuitanku tentang kekerasan dengan senjata pada orang kulit hitam, dan Twitter yang tidak sensitif," tulisnya.


Reporter : Yasserina Rawie

Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS