Menpar:  Ada Anggaran 2.2 T untuk Pariwisata Danau Toba

Pemerintah menyiapkan dukungan “tambahan” anggaran  sebesar Rp 2,2 triliun untuk percepatan pembangunan infrastruktur Danau Toba. (Foto: Elements Envato)
Pemerintah menyiapkan dukungan “tambahan” anggaran  sebesar Rp 2,2 triliun untuk percepatan pembangunan infrastruktur Danau Toba. (Foto: Elements Envato)

GenPI.co - Presiden Joko Widodo menggenjot percepatan infrastruktur untuk pariwisata di kawasan Danau Toba.  Ditargetkan selesai di tahun 2020 infrastruktur dasar dan utilities,  dukungan “tambahan” anggaran  sebesar Rp 2,2 triliun siap digelontorkan.

Hal itu dikatakan  Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya  dalam sebuah jamuan makan malam  bersama  Bupati Tobasa Darwin Siagian, Di Rumah Dinas Bupati Minggu (28/7). Keduanya bertemu untuk membahas hal-hal terkait percepatan  infrastruktur itu.

"Anggaran ini terbesar dibandingkan 3 Destinasi Super Prioritas lain. Selain untuk percepatan infrastruktur untuk pariwisata, juga untuk program prioritas dalam pengembangan 3A (Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas) di Danau Toba," ujar Menpar Arief Yahya.

Untuk atraksi, jelas Menpar, saat ini sedang diproses aplikasi UNESCO Global Geopark (UGG). Akan dibangun 16 Geosite yang tersebar di seluruh Kabupaten di sekitar Danau Toba. "Atraksi yang akan dikembangkan mengarah pada standar kualifikssi sertifikasi UGG," kata Menpar Arief Yahya.

Sementara untuk aksesibilitas, bandara akan terus ditingkatkan. Dulu hanya dibangun untuk 100.000kunjungan per tahun, dan Menkomar meminta agar kapasitas ditingkatkan menjadi 500.000 per tahun.

ADVERTISEMENT

"Target kunjungan wisman Danau Toba dan Provinsi Sumut, ditetapkan sebesar 1 juta wisman. Pada tahun 2018 jumlah pengunjung Silangit sendiri sudah mencapai 420.000 dan diproyeksikan segera tembus ke 500.000 di tahun 2019," ungkap pria asal Banyuwangi ini.

Baca juga:

Jokowi Unggah Keindahan Jalan di Pengunungan Bintan


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING