Turun ke Jalan, Sanggar Seni ini Bantu Korban Gempa

Pariwisata Lombok memang sedang berduka. Gempa yang mengguncang daerah itu membuat para wisatawan ramai-ramai keluar dari daerah bertabur destinasi wisata itu.

Masyarakat Lombok juga kena imbas gempa. Banyak bangunan rusak. Begitu juga dengan korban.

Perhatian seluruh negeri pun tertuju pada Lombok. Saudara sebangsa ramai-ramai menggalang bantuan. Lihat saja di lini jagad maya. Tagar bertema gempa Lombok berada di urutan teratas. Para netizen ikut membuka pos bantuan yang kemudian disalurkan kepada mereka yang terdampak gempa.

Di Mataram, tepatnya di Taman Dirgantara Lanud Rembiga Kota Mataram NTB, ada peristiwa istimewa sekaligus mengharukan. Siang tadi saat matahari di atas kepala, ada 30-an orang yang tampil  dengan pakaian khas Lombok. Mereka mempertunjukkan seni musik khas lombok yaitu beleq.

Suasana seketika meriah. Sebab irama musik sungguh membuat damai di tengah kekalutan karena musibah. Ada yang bermain gendang, Gong, Cenceng, Reong, Oncer dan Suling. Semuanya menyatu dalam sebuah orkestra yang indah.

Tiga puluhan orang itu rupanya anggota sebuah sanggar seni di Mataram. Aksi yang mereka lakukan itu adalah cara untuk membantu saudara-saudara di Lombok. Sebab di tengah riuh suara musik tradisional tersebut, beberapa anggota mereka turun ke jalan sambil membawa kotak kardus. Setiap kendaraan dihampiri, berharap ada yang bermurah hati untuk menyisihkan uang walau sedikit.

“Ini yang bisa kami lakukan untuk menolong saudara-saudara di Lombok,” kata Imron selaku ketua sanggar seni itu. Ia menambahkan, pertunjukkan seperti ini akan mereka lakukan selama tiga hari ke depan.

“Uang yang kami kumulkan dari aksi ini akan disumbangkan seluruhnya kepada korban gempa,” imbuh Imron.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS